Pemkab Bogor Usulkan Pembangunan Fasilitas Pengolahan Sampah di Puncak ke Kementerian BUMN dan Gubernur Jabar, Warga Sambut Positif

oleh -148 Dilihat
banner 468x60

berantas86news | Puncak Bogor – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Ajat Rohmat Jatnika mengusulkan secara resmi pembangunan fasilitas pengolahan sampah di kawasan Puncak. Usulan tersebut disampaikan kepada Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Gubernur Jawa Barat sebagai bagian dari strategi untuk mengatasi permasalahan pengelolaan sampah di wilayah wisata strategis itu.

Ajat menjelaskan bahwa sistem pengangkutan sampah konvensional dari kawasan Puncak ke tempat pembuangan akhir (TPA) yang jaraknya cukup jauh dinilai sudah tidak efisien dan membebani anggaran. Oleh karena itu, Pemkab Bogor mendorong pendekatan baru yang lebih terintegrasi dan berbasis lokasi.

banner 336x280

“Dibutuhkan tempat pengolahan sampah yang lebih dekat agar dampak lingkungan bisa ditekan. Ini adalah langkah nyata menuju pengelolaan sampah yang efektif dan ramah lingkungan,” ujar Ajat Rohmat Jatnika.

Rencana ini ternyata mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Salah satu tokoh warga Puncak, Dede Rahmat, menyampaikan dukungannya terhadap rencana tersebut dan menyebutnya sebagai kebutuhan mendesak yang sudah lama dinantikan.

“Sangat dibutuhkan. Malah dari masa Teddy Pembang, wacana tersebut sempat direncanakan adanya tempat pengolahan sampah terpadu di daerah Balekambang, Desa Cibeureum. Tempatnya jauh dari permukiman warga sehingga tidak mengganggu secara polusi,” ujar Dede Rahmat.

Dede juga menambahkan bahwa bukan hanya pengolahan sampah rumah tangga yang perlu diperhatikan, namun juga limbah dari sektor pariwisata. Dengan banyaknya hotel, resor, dan restoran di kawasan Puncak, keberadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal dinilainya sudah menjadi kebutuhan yang mendesak.

“Untuk kawasan pariwisata seperti Puncak, IPAL Komunal seharusnya menjadi keharusan. Ini perlu menjadi perhatian serius Pemkab Bogor dalam menjaga keberlangsungan lingkungan dan daya tarik wisata,” lanjutnya.

Rencana pembangunan ini diharapkan mampu menjawab persoalan pengelolaan sampah dan limbah di kawasan Puncak yang kerap mengalami lonjakan volume pada musim libur. Masyarakat berharap proyek ini segera direalisasikan dengan tetap mengedepankan kajian lingkungan dan keterlibatan warga dalam proses perencanaannya. (mang uka)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.