Lintas Kementerian Jadi Kunci Cegah Disinformasi Berujung Ancaman Nasional

oleh -39 Dilihat
banner 468x60

berantas86news | Jakarta, 22 April 2026 – Asisten Deputi Bidang Pencegahan dan Peningkatan Kapasitas Keamanan Siber Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) evaluasi penanganan konten negatif di Bogor. Kegiatan ini secara khusus membahas maraknya disinformasi, hoaks, fitnah, ujaran kebencian, hingga isu-isu sensitif terkait kebijakan pemerintah dan kesenjangan sosial sepanjang periode Januari–Maret 2026.

Rakor tersebut menjadi forum strategis untuk mengevaluasi langkah penanganan yang telah dilakukan sekaligus merumuskan pendekatan baru dalam memitigasi dampak konten negatif di ruang digital. Selain itu, peserta juga menekankan pentingnya strategi pemulihan melalui penguatan narasi positif guna menjaga stabilitas sosial dan kepercayaan publik terhadap pemerintah.

banner 336x280

Dalam pembahasan, ditegaskan bahwa pendekatan penanganan tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan sinergi lintas kementerian dan lembaga melalui mekanisme koordinasi terpusat agar respons terhadap penyebaran konten negatif dapat dilakukan secara cepat, terukur, dan efektif sebelum berkembang menjadi ancaman nyata bagi stabilitas nasional.

Rakor juga menghasilkan tiga kesimpulan strategis sebagai tindak lanjut. Pertama, penanganan disinformasi, fitnah, dan ujaran kebencian (DFK) harus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor dengan sistem koordinasi terpadu. Kedua, diperlukan kesamaan persepsi antarinstansi dalam klasifikasi konten DFK, termasuk percepatan proses penindakan berupa take down dan pemblokiran untuk mencegah eskalasi isu. Ketiga, pendekatan penanganan harus bersifat proaktif melalui penguatan narasi positif yang terencana, disertai kolaborasi komunikasi publik secara berkelanjutan.

Upaya ini dinilai penting untuk membangun ekosistem informasi publik yang sehat, adaptif, dan responsif terhadap dinamika isu strategis di era digital. Dengan penguatan koordinasi lintas sektor, pemerintah berharap mampu menekan penyebaran konten negatif sekaligus memperkuat ketahanan nasional di ruang siber. ***

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.