Kelangkaan Kelapa Mendorong Lonjakan Harga, Masyarakat Pengusaha Kue Tertekan

oleh -27 Dilihat
banner 468x60

berantas86news | Bigor, 12/4/2025 – Kelangkaan kelapa yang terjadi di Indonesia tidak hanya berdampak pada harga kelapa yang melonjak hingga tiga kali lipat, tetapi juga memberikan dampak signifikan bagi masyarakat yang mengandalkan kelapa sebagai bahan baku utama dalam produksi kue. Para pengusaha kue mengeluhkan kenaikan harga kelapa yang membuat biaya produksi mereka meningkat secara drastis.

Banyak usaha kecil dan menengah (UKM) yang bergerak di bidang pembuatan kue, seperti kue tradisional dan kue modern, kini terpaksa menaikkan harga jual produk mereka. Hal ini menyebabkan penurunan minat beli dari konsumen, yang pada gilirannya mengancam keberlangsungan usaha mereka.

banner 336x280

Salah satu pengusaha kue di Ciawi, Linda Herlina Wati, mengungkapkan, “Kelapa adalah bahan utama dalam banyak produk kue kami. Dengan harga yang terus melonjak, kami tidak punya pilihan selain menaikkan harga jual. Namun, ini membuat pelanggan kami beralih ke alternatif lain.”

Kondisi ini diperparah dengan adanya permintaan tinggi dari pasar ekspor yang membuat pasokan kelapa untuk kebutuhan domestik semakin berkurang. Para pengusaha kue berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah untuk menstabilkan pasokan kelapa, sehingga mereka bisa kembali berproduksi dengan biaya yang wajar.

Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan harus turun tangan memantau situasi ini dan mencari solusi yang tepat agar kebutuhan pasar lokal tidak terabaikan. Diharapkan, dengan langkah-langkah yang tepat, keseimbangan antara permintaan ekspor dan kebutuhan dalam negeri dapat dicapai, sehingga para pengusaha kue dan masyarakat pada umumnya dapat terus menikmati produk berbasis kelapa tanpa harus terbebani oleh harga yang tinggi. (mang uka)

banner 336x280