Menko Polkam Tinjau Kesiapan Mudik di Bandara dan Stasiun Yogyakarta

oleh -242 Dilihat
banner 468x60

berantas86news | Yogyakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, meninjau kesiapan arus mudik Lebaran di Bandara Internasional Yogyakarta dan Stasiun Yogyakarta Tugu pada Rabu (4/3/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan transportasi berjalan aman, lancar, dan optimal menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat saat musim mudik.

Dalam peninjauan di area bandara, Djamari menegaskan bahwa seluruh petugas pelayanan publik harus memprioritaskan keselamatan serta kenyamanan masyarakat. Menurutnya, tugas utama aparatur negara dalam momentum mudik adalah memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik.

banner 336x280

“Kita ini sudah ditakdirkan untuk melayani masyarakat, sehingga tidak ada lagi tugas lain selain melayani masyarakat,” ujar Djamari di sela peninjauan.

Ia juga meminta pengelola bandara meningkatkan kesiapan operasional, termasuk membuka kemungkinan pelayanan penerbangan selama 24 jam bagi maskapai yang mengajukan tambahan jadwal. Selain itu, ia menekankan pentingnya sistem manajemen informasi yang cepat dan transparan jika terjadi penundaan penerbangan.

“Hal yang kritis adalah apabila ada satu penerbangan yang mengalami delay, maka informasinya harus segera disampaikan. Kapan pesawat diberangkatkan atau apakah ada penerbangan pengganti, masyarakat harus mengetahui dengan jelas,” tegasnya.

Setelah meninjau bandara, rombongan melanjutkan kunjungan ke Stasiun Tugu Yogyakarta. Dalam kesempatan tersebut, Menko Polkam mengingatkan para petugas agar menjaga kesiapan fisik dan mental selama periode pelayanan mudik yang padat aktivitas.

Menurutnya, pengaturan jadwal kerja yang baik sangat penting untuk mencegah kelelahan dan kejenuhan yang dapat berpotensi menimbulkan kelalaian dalam menjalankan tugas.

“Saya ingin agar pembagian tugas diatur dengan baik. Jangan sampai terjadi kelengahan, kelelahan, atau kejenuhan, karena hal itu bisa memicu terjadinya kecelakaan,” katanya.

Ia juga meminta PT Kereta Api Indonesia untuk terus berkoordinasi dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta aparat Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia guna memastikan kelancaran operasional selama arus mudik.

“Untuk para petugas, pesan saya sekali lagi jangan bosan, jangan lelah, dan jangan jenuh untuk melayani masyarakat kita,” ujarnya.

Potensi Pergerakan 8 Juta Pemudik di DIY

Sementara itu, Asisten Sekretariat Daerah (Setda) DIY Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Aria Nugrahadi, menyampaikan bahwa potensi pergerakan pemudik yang masuk ke wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta diperkirakan mencapai sekitar delapan juta orang selama periode Lebaran tahun ini.

Menurutnya, perhatian pemerintah pusat melalui Kemenko Polkam menjadi dorongan penting bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapan pelayanan bagi masyarakat.

“Kesiapan dan perhatian dari Kemenko Polkam menjadi keyakinan bagi kami untuk dapat menyambut serta melayani masyarakat selama rangkaian Lebaran dengan lebih baik,” ujarnya.

General Manager Bandara YIA, Ruly Artha, menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan posko terpadu yang akan mulai beroperasi pada 11 Maret. Posko tersebut melibatkan sekitar 669 personel dari berbagai instansi guna mendukung kelancaran operasional bandara.

Ia menyebutkan puncak arus mudik melalui bandara diperkirakan terjadi pada 13 Maret, sementara fasilitas penerbangan 24 jam juga telah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.

Di sisi lain, Direktur Operasi PT Kereta Api Indonesia, Awan H. Purwadinata, mengatakan bahwa puncak arus mudik di Stasiun Tugu diprediksi tidak setinggi arus balik. Meski demikian, pihaknya tetap memperkuat pengawasan di sejumlah titik rawan, termasuk perlintasan sebidang.

“Intinya kami siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami juga membutuhkan dukungan dari Kemenko Polkam dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan,” ujarnya.

Turut mendampingi kunjungan tersebut Sekretaris Kemenko Polkam, Mochammad Hasan, bersama sejumlah deputi dan staf khusus di lingkungan Kemenko Polkam. (***)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.