FIELDTRIP NASIONAL KEMENTERIAN DESA DI CIMANDE HILIR: WUJUD KOLABORASI PENGUATAN KETAHANAN PANGAN DESA

oleh -15 Dilihat
banner 468x60

berantas86news | Cimande Hilir, 24 Juni 2025 — Sebanyak 70 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di seluruh Indonesia mengikuti kegiatan Fieldtrip Nasional dalam rangka Workshop Kolaborasi Ketahanan dan Penghidupan Masyarakat Desa dalam Sistem Pendampingan Desa yang digelar oleh Sekretariat Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) RI.

Kegiatan yang berlangsung di Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Camat Caringin. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan apresiasi atas ditunjuknya Desa Cimande Hilir sebagai lokasi percontohan praktik ketahanan pangan berbasis pertanian dan peternakan yang dinilai berhasil memberdayakan potensi lokal secara berkelanjutan.

banner 336x280

Pemaparan materi utama disampaikan oleh Sekretaris Desa Cimande Hilir E Mulyadi (KDM-Kang DaMuy), yang memaparkan strategi penguatan ketahanan pangan desa. Ia menjelaskan program-program pemberdayaan yang telah dilaksanakan, seperti pelibatan Kelompok Tani (Poktan) dan Kelompok Wanita Tani (KWT), pengembangan pertanian pekarangan, serta inisiatif pertanian terpadu sebagai fondasi penghidupan masyarakat desa.

Dalam kesempatan ini, tiga KWT aktif — yakni KWT Embun Pagi, KWT Mutiara, dan KWT Harapan — turut hadir dan memamerkan produk serta hasil kegiatan mereka. Bersama Kelompoktani Ketahanan Pangan Cimande Hilir, mereka berdialog langsung dengan peserta mengenai tantangan dan peluang pengembangan pangan lokal.

Turut mendampingi kegiatan ini adalah para Penyuluh Pertanian, Pendamping Desa, serta unsur Pemerintah Desa dan Kecamatan. Para peserta fieldtrip diajak meninjau langsung lokasi pertanian dan kegiatan pengolahan pangan lokal sebagai bagian dari praktik pembelajaran di lapangan.

Hasil & Dampak Kegiatan

Kegiatan ini menghasilkan berbagai capaian strategis sebagai berikut:

1. Pertukaran Pengetahuan Antarwilayah
Terjadi transfer ilmu dan pengalaman antarpeserta mengenai praktik ketahanan pangan desa yang berbasis pemberdayaan komunitas.

2. Model Inspiratif untuk Replikasi
Desa Cimande Hilir dijadikan contoh model pendampingan desa yang dapat direplikasi oleh daerah lain dalam upaya memperkuat ketahanan pangan lokal.

3. Penguatan Jejaring Nasional
Terbangunnya jejaring antarpelaku pembangunan desa, kelompok masyarakat, dan aparatur pendamping desa dari seluruh Indonesia.

4. Dokumentasi Praktik Baik
Peserta memperoleh dokumentasi lapangan yang merekam langsung keterlibatan KWT dan Poktan dalam mendukung program ketahanan pangan.

5. Peningkatan Kapasitas Kelompok Lokal
Kegiatan ini menjadi ajang apresiasi sekaligus motivasi bagi kelompok lokal untuk terus meningkatkan kapasitas dan inovasi dalam pengembangan pangan desa.

Fieldtrip ini menjadi bukti konkret bahwa kolaborasi lintas sektor dan wilayah dapat menciptakan model pembangunan desa yang adaptif dan berkelanjutan, sejalan dengan semangat kemandirian desa dalam kerangka pembangunan nasional. (mang uka)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.