berantas86news | CIBINONG – Kontingen Olahraga Tradisional (Ortrad) Kecamatan Leuwiliang menunjukkan dominasinya dalam ajang Invitasi Ortrad jenjang SD Tingkat Kabupaten Bogor 2025 dengan meraih gelar juara umum, setelah mengoleksi total tujuh medali yang terdiri dari 3 emas, 3 perak, dan 1 perunggu. Kegiatan bergengsi ini diselenggarakan di Lapangan PASI Pakansari, Cibinong, pada Selasa, 24 Juni 2025.
Tiga medali emas yang diraih Kontingen Leuwiliang berasal dari cabang olahraga tradisional Egrang Putri, Terompah Putri, dan Terompah Putra, yang masing-masing berhasil finis di posisi pertama.
Selain itu, mereka juga mengukuhkan kekuatan dengan tiga medali perak dari Egrang Putra, Hadang Putri, dan Dagongan Putra. Sementara satu perunggu disumbangkan dari cabang Sumpitan Putra.
Sukses ini menempatkan Kecamatan Leuwiliang sebagai juara umum dan menjadi sorotan dalam ajang yang bertujuan melestarikan serta memperkenalkan olahraga tradisional kepada generasi muda sejak dini.
Di posisi kedua, Kontingen Kecamatan Cibinong membuntuti dengan raihan 2 emas, 2 perak, dan 1 perunggu. Emas disumbangkan dari nomor Hadang Putra dan Hadang Putri, sedangkan perak diperoleh dari Dagongan Putri dan Sumpitan Putri. Satu perunggu diperoleh dari nomor Dagongan Putra.
Sementara itu, Kecamatan Bojong Gede menempati posisi ketiga dengan perolehan 2 medali emas, yang semuanya berasal dari cabang Sumpitan Putra dan Putri.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Asnan AP, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme peserta dan suksesnya pelaksanaan kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa ajang ini merupakan salah satu bentuk nyata dukungan pemerintah daerah dalam upaya pelestarian budaya bangsa.
“Invitasi Ortrad jenjang SD Tingkat Kabupaten Bogor 2025 ini merupakan salah satu program unggulan dari BAPOPSI Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Hendarsah. Dispora akan terus mendukung penyelenggaraan kegiatan ini setiap tahunnya, karena ini adalah bagian dari strategi edukatif dan rekreatif untuk mengenalkan olahraga warisan budaya kepada anak-anak sejak dini,” tutur Asnan.
Ia juga memberikan penghargaan kepada BAPOPSI, KKGO sebagai pelaksana teknis, serta seluruh kontingen dari berbagai kecamatan yang telah berpartisipasi secara sportif dan penuh semangat dalam gelaran tahunan ini.
Lebih dari sekadar ajang kompetisi, Invitasi Ortrad 2025 menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali semangat kebersamaan, ketangkasan, dan pelestarian nilai-nilai budaya lokal di tengah arus modernisasi yang semakin kuat. (mang Uka)












