Longsor Tutup Jalur Alternatif Puncak di Desa Gadog, Akses Jalan Sempat Lumpuh

oleh -68 Dilihat
banner 468x60

berantas86news | Megamendung Bogor – Bencana tanah longsor terjadi di Desa Gadog, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, pada Sabtu dini hari sekitar pukul 00.35 WIB. Longsor dipicu oleh curah hujan tinggi yang berlangsung dalam durasi cukup lama, sehingga material tanah dan bebatuan menutup akses jalan alternatif menuju kawasan Puncak.

Akibat kejadian tersebut, jalur alternatif tersebut sempat tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, karena material longsoran menutup hampir seluruh badan jalan dan menghambat mobilitas warga serta pengguna jalan.

banner 336x280

Menanggapi kejadian itu, Pemerintah Kecamatan Megamendung di bawah pimpinan Camat Megamendung, Ridwan, bergerak cepat dengan mengoordinasikan penanganan bersama BPBD Kabupaten Bogor, UPT PUPR, serta Damkar Sektor Ciawi.

Camat Megamendung, Ridwan, mengatakan bahwa penanganan langsung dilakukan setelah laporan diterima dari masyarakat.

“Begitu ada laporan, kami langsung berkoordinasi dengan BPBD, UPT PUPR, dan Damkar Sektor Ciawi. Alat berat dikerahkan untuk membersihkan material longsoran agar akses jalan bisa segera dipulihkan,” ujar Ridwan.

Proses evakuasi material longsoran dilakukan dengan menggunakan eskavator milik UPT PUPR, sementara Damkar Sektor Ciawi turut melakukan pembersihan badan jalan dari sisa lumpur dan material halus guna memastikan kondisi jalan aman untuk dilalui.

Hingga berita ini diturunkan, seluruh material longsoran dilaporkan telah berhasil dibersihkan. Jalur alternatif menuju Puncak tersebut telah kembali dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat, setelah dilakukan pembersihan dan pengamanan oleh petugas gabungan.

Berdasarkan informasi di lapangan, akses jalan mulai dibuka kembali pada pukul 18.10 WIB, dan arus lalu lintas berangsur normal.

Meski demikian, Camat Megamendung kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca di wilayah tersebut masih berpotensi hujan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas, terutama saat melintasi jalur rawan longsor,” tambahnya.

Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa. Pihak kecamatan bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan di lokasi guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan. (MU)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.