Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Bogor untuk RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026

oleh -85 Dilihat
banner 468x60

berantas86news | Kabupaten Bogor, 24 April 2025 – Pemerintah Kabupaten Bogor menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang bertujuan untuk menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025-2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Gedung Serbaguna Kabupaten Bogor dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk jajaran pemerintah daerah, perwakilan masyarakat, dan organisasi non-pemerintah.

Sambutan Pembukaan oleh Panitia Musrenbang menyampaikan dalam sambutannya, Plt. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Dr. Bambam Setia Aji, S.T., M.B.A. menyampaikan bahwa Musrenbang RPJMD tahun 2025-2029 dan RKPD tahun 2026 bertujuan untuk menyusun rancangan pembangunan Kabupaten Bogor, memastikan perencanaan pembangunan sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat. Ia menekankan bahwa DPRD berperan penting dalam proses ini, memberikan saran dan pendapat berdasarkan hasil reses dan penjaringan aspirasi.

banner 336x280

Sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh stakeholder sangat penting untuk mencapai pembangunan yang efektif dan efisien. Dr. Bambam berharap agar acara ini dapat menciptakan harmonisasi dalam pembangunan yang partisipatif dan komprehensif, serta menjawab permasalahan masyarakat melalui program dan kegiatan yang disusun berdasarkan hasil musyawarah.

Sementara sambutan Bupati Bogor yang Disampaikan oleh Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi (Jaro Ade), dalam sambutannya menyatakan bahwa Kabupaten Bogor memiliki potensi besar dalam pembangunan berkat sumber daya alam yang melimpah, jumlah penduduk yang besar, dan posisi geografis yang strategis. Namun, ia menekankan bahwa pengelolaan yang cermat dan keberpihakan kepada masyarakat sangat penting.

Program lima tahunan disusun untuk mengatasi permasalahan dan kebutuhan masyarakat, dengan fokus pada pelayanan dasar, kesehatan, infrastruktur, dan perekonomian berbasis lokal. Transformasi digital dan sinergi antara pemangku kepentingan juga ditekankan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Jaro Ade menegaskan bahwa kinerja pemerintah harus responsif dan profesional, dengan koordinasi lintas wilayah untuk mengatasi kesenjangan pelayanan. Pembangunan daerah harus selaras dengan program pemerintah pusat dan provinsi, dan keberhasilan program bergantung pada dukungan semua pihak. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Kabupaten Bogor dengan kebinekaan dan semangat gotong royong untuk mencapai kemajuan.

Melalui Musrenbang ini, diharapkan semua pihak dapat berkontribusi dalam menyusun rencana pembangunan yang lebih baik dan lebih inklusif. Semua masukan dari peserta akan dijadikan bahan pertimbangan dalam penyusunan dokumen RPJMD dan RKPD.

Musrenbang Kabupaten Bogor diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mewujudkan visi dan misi Kabupaten Bogor yang lebih baik, serta menjawab tantangan yang dihadapi oleh masyarakat dalam pembangunan daerah. (mang uka)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.