Penanaman Pohon Bambu oleh IKKPAS di Puncak, Bogor-Ex Hibbisc Fantasy.

oleh -11 Dilihat
banner 468x60

berantas86news | BOGOR – Ikatan Komunitas Kawasan Puncak dan Sekitarnya (IKKPAS) telah melaksanakan sebuah inisiatif lingkungan yang signifikan melalui penanaman ratusan pohon bambu di area bekas wisata Hibisc Fantasy, Puncak, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (30/04/25). Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penghijauan, tetapi juga berfungsi sebagai simbol kekayaan flora Indonesia serta upaya untuk menjaga keseimbangan alam.

Penanaman jenis bambu kuning (Bambusa vulgaris) dan bambu hitam (Gigantochloa atroviolacea) ini dilakukan dengan tujuan memperkuat daerah resapan air di kawasan Puncak, yang selama ini rentan terhadap bencana alam seperti tanah longsor. Ketua IKKPAS, Iman Sukarya, menegaskan bahwa bambu memiliki sistem perakaran yang kuat dan mampu menahan erosi, sehingga diharapkan dapat berkontribusi dalam menjaga ekosistem air di daerah tersebut. “Kami berharap kawasan ini bisa kembali menjadi paru-paru hijau,” ungkapnya.

banner 336x280

Lebih jauh, Iman menyatakan harapannya agar lokasi bekas Hibisc Fantasy yang telah dibongkar oleh Pemerintah Daerah Jawa Barat dapat bertransformasi menjadi pusat studi alam bagi generasi muda. “Kami ingin anak-anak bisa belajar langsung tentang pentingnya pelestarian lingkungan, mengenal jenis-jenis pohon, serta manfaatnya bagi kehidupan,” tambahnya. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga pada pendidikan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya konservasi.

Ambisi IKKPAS tidak berhenti di situ. Iman menargetkan pengembangan lahan tersebut sebagai konservasi bambu terlengkap di Indonesia. “Diharapkan area ini bisa mengoleksi semua jenis bambu dari berbagai belahan dunia dan menjadi destinasi ekowisata yang berkelanjutan,” paparnya. Hal ini sejalan dengan upaya untuk menarik wisatawan yang peduli lingkungan dan ingin belajar lebih banyak tentang keanekaragaman hayati.

Bambu, menurut Iman, memiliki multifungsi ekologis yang luar biasa. Selain berperan dalam mencegah bencana alam, rumpun bambu juga dapat membentuk sumber mata air baru yang sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar. “Bambu menyimpan air di dalam tanah, sehingga bisa menjadi cadangan saat musim kemarau,” jelasnya, menekankan pentingnya peran bambu dalam mitigasi dampak perubahan iklim.

Kegiatan penanaman ini melibatkan masyarakat setempat yang turut berpartisipasi dalam gerakan kolaboratif untuk menjaga kelestarian Puncak. IKKPAS berkomitmen untuk terus memantau pertumbuhan bambu dan memperluas program penghijauan di wilayah strategis lainnya. “Kami ingin mewariskan alam yang sehat untuk generasi mendatang. Ini baru langkah awal,” tutup Iman.

Dengan upaya ini, IKKPAS berharap kawasan Puncak tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai contoh restorasi lingkungan berbasis komunitas yang dapat diadopsi oleh daerah lain di Indonesia. Melalui kolaborasi antara komunitas, pemerintah, dan pihak swasta, diharapkan inisiatif ini dapat menginspirasi gerakan serupa di berbagai wilayah lainnya. (mang uka)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.