Permas Nusantara: Sosok Pemimpin Muda Idola Bukan Sekadar Usia, Tapi Etika dan Penghormatan pada Senior

oleh -46 Dilihat
banner 468x60

berantas86news | JAKARTA – Sekretaris Jenderal DPP Permas Nusantara, Arief Budiman, memberikan apresiasi terhadap pernyataan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka yang menyebut Jusuf Kalla (JK) sebagai tokoh teladan. Menurut Arief, sikap rendah hati dan pengakuan terhadap peran tokoh senior adalah kriteria utama bagi “Pemimpin Muda Idola” masa depan.

Menanggapi berita yang beredar mengenai pernyataan Gibran terkait peran Jusuf Kalla dalam karier politik Presiden Ke-7 Joko Widodo, Arief Budiman menilai hal tersebut merupakan sinyal positif bagi regenerasi kepemimpinan di Indonesia.

banner 336x280

Arief menegaskan bahwa pengakuan Gibran terhadap Jusuf Kalla menunjukkan kedewasaan politik. “Pemimpin muda yang ideal adalah mereka yang tidak melupakan sejarah. Menjadikan tokoh senior seperti Pak JK sebagai kompas etika dan mentor adalah langkah cerdas untuk menjaga stabilitas bangsa,” ujar Arief di Jakarta, Rabu (22/4).

Menurut Sekjen Permas Nusantara ini, menjadi “idola” bagi generasi Z dan Milenial bukan hanya soal gaya bicara yang kekinian, melainkan kemampuan untuk menjembatani ide-ide progresif dengan kearifan para pendahulu.

Arief menambahkan bahwa narasi yang dibangun Gibran harus menjadi standar baru bagi politisi muda lainnya. “Kita butuh lebih banyak pemimpin muda yang bicara tentang kolaborasi dan rasa hormat, bukan sekadar konfrontasi identitas,” tambahnya.

“Kepemimpinan nasional ke depan membutuhkan kombinasi energi muda dan kebijaksanaan senior. Apa yang disampaikan Mas Gibran hari ini tentang Pak JK adalah cerminan bahwa pemimpin muda kita tetap memegang teguh adat ketimuran dan rasa hormat terhadap mentor bangsa.” tutup Arief. (MU)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.