berantas86news | CIAWI BOGOR – Hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, menyebabkan tembok rumah warga di Kampung Gugunung RT 04/01, Desa Banjarsari, ambruk pada Kamis (1/10/2026) malam.
Rumah tersebut diketahui milik Siti Maesaroh. Peristiwa terjadi sekitar pukul 18.40 WIB ketika hujan berlangsung. Bagian bangunan yang terdampak meliputi dinding ruang tamu dan kamar.
Diduga Tergerus Air
Berdasarkan laporan awal, ambruknya tembok diduga berkaitan dengan minimnya saluran pembuangan air di sekitar rumah. Kondisi tersebut diduga menyebabkan tanah di bagian bawah bangunan mengalami pengikisan sehingga tembok akhirnya ambruk.
Meski demikian, penyebab pasti kerusakan bangunan masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan kondisi konstruksi dan lingkungan sekitar.
Tidak ada korban jiwa maupun laporan warga mengalami luka dalam kejadian tersebut. Namun, kerusakan bangunan menimbulkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai sekitar Rp5 juta.
Warga Diminta Mengungsi Sementara
Siti Maesaroh baru melaporkan kejadian tersebut kepada pihak RT setempat sekitar pukul 22.30 WIB.
Setelah menerima laporan, aparat lingkungan menyarankan penghuni rumah untuk tidak berada di sekitar lokasi dan mengungsi sementara. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya ambruk susulan.
Pemdes dan Kecamatan Turun ke Lokasi
Pemerintah Desa Banjarsari dan Kecamatan Ciawi menerima laporan mengenai kejadian tersebut pada Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Setelah mendapatkan informasi, pihak pemerintah desa bersama kecamatan langsung melakukan pengecekan ke lokasi untuk melihat kondisi rumah dan tingkat kerusakan akibat peristiwa tersebut.
Pemeriksaan lapangan juga menjadi bagian penting untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya, terutama menyangkut keamanan penghuni serta kondisi tanah dan saluran pembuangan air di sekitar bangunan.
Hingga saat ini, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Penanganan lebih lanjut diperlukan agar kondisi bangunan yang rusak tidak menimbulkan risiko keselamatan bagi penghuni maupun warga di sekitarnya. (MU)












