Tiga Simbol Keteladanan dan Pelayanan Diresmikan di Bogor: Pospol Hoegeng Gadog, Pospol Soebianto Sentul, dan Jalan Hoegeng

oleh -16 Dilihat
banner 468x60

benrantas86news | Ciawi Bogor – Momentum bersejarah terjadi di Kabupaten Bogor saat tiga infrastruktur pelayanan publik resmi diresmikan: Pos Polisi Hoegeng Gadog, Pos Polisi Soebianto Sentul, dan penamaan Jalan Hoegeng pada ruas Ciawi–Gadog. Peresmian berlangsung pukul 15.00 WIB di Pospol Hoegeng Gadog, dipimpin langsung oleh Polres Bogor sebagai leading sektor.

Acara ini dihadiri oleh Kapolda Jawa Barat, Forkopimda Kabupaten Bogor, Forkopimcam Ciawi, dua anggota DPR RI Marlyn Maisarah dan Ilham Permana, serta keluarga besar mendiang Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso yang menjadi inspirasi penamaan pos dan jalan tersebut.

banner 336x280

Dalam sambutannya, Bupati Bogor Rudi Susmanto menyampaikan apresiasinya atas kerja sama yang solid antara Polres Bogor dan seluruh pihak yang terlibat, khususnya Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K.

“Pos-pos ini bukan hanya fisik bangunan, tapi juga simbol kehadiran negara di tengah masyarakat. Saya harap ini menjadi awal pelayanan yang lebih cepat, responsif, dan humanis kepada warga yang melintasi kawasan wisata dan vital Kabupaten Bogor,” ucap Bupati.

Rama Hoegeng, mewakili keluarga besar Jenderal Hoegeng, menyampaikan rasa haru dan terima kasih mendalam atas perhatian yang diberikan.

“Saya berdiri di sini mewakili keluarga, ingin menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas segala perhatian dan penghormatan yang diberikan kepada keluarga kami. Insyaallah, pada tanggal 23 hari Minggu nanti, Ibu Buma atau yang kami panggil Eyang akan genap berusia 100 tahun. Mohon doa agar beliau senantiasa sehat dan diberkahi,” ucap Rama.

Ia kemudian membagikan kisah inspiratif mendiang jendral Hoegeng, walupun tidak memakai seragam polisi, namun menunjukkan tanggung jawab sosial luar biasa. “Di mobilnya selalu ada HT, dan beliau turun langsung mengatur lalu lintas, meminta penumpang muda turun untuk memberi tempat kepada ibu hamil atau lansia. Kami belajar: menjadi berguna tak perlu jabatan, cukup hati dan kepedulian,” kenang Rama.

Cerita itu menjadi alasan kuat mendukung pembangunan pos ini, sebagai kelanjutan semangat pelayanan dan integritas keluarga Hoegeng.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. mengakhiri acara dengan sambutan inspiratif yang ditutup dengan penandatanganan prasasti dan penyalaan sirine sebagai tanda peresmian.

“Es kelapa muda campur durian ini lezat dinikmati—jangan lupa berbagi kebaikan. Semoga ini memberi kenyamanan dan efektivitas bagi semua,” buka Kapolda menghangatkan suasana.

Ia menyampaikan rasa bangga atas kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, masyarakat, dan keluarga besar Hoegeng. Pos Gadog yang dahulu sederhana kini menjadi pos modern dengan ruang rapat, ruang tifon, dan area istirahat yang representatif. Jalan Hoegeng dan Pos Soebianto, lanjutnya, bukan sekadar nama—tapi juga warisan nilai luhur: keteladanan, kesederhanaan, integritas, dan pelayanan.

“Saya berharap kehadiran pos dan jalan ini benar-benar dimanfaatkan oleh insan Polri yang berbakti pada masyarakat. Mari kita rawat bersama, karena ini bukan sekadar bangunan, tapi komitmen kita terhadap pelayanan yang lebih baik,” pungkasnya.

Peresmian ini menjadi penanda penting komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dan Polres Bogor dalam menghadirkan layanan keamanan dan ketertiban yang prima. Tak hanya itu, acara ini juga menjadi ruang refleksi untuk menghidupkan kembali nilai-nilai keteladanan dari tokoh bangsa seperti Jenderal Hoegeng Iman Santoso.

Dengan fasilitas yang semakin lengkap dan nama-nama penuh inspirasi yang melekat di setiap titik strategis, Kabupaten Bogor bergerak menuju pelayanan publik yang lebih manusiawi, berintegritas, dan membumi. (mang uka)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.