berantas86news | CIBINONG – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memberikan klarifikasi terkait kabar yang beredar di media sosial dan media berita mengenai pembelian mobil dinas baru berupa Suzuki Jimny. Dalam penjelasannya, Bupati Rudy menegaskan bahwa Pemkab Bogor tidak melakukan pengadaan mobil dinas baru, melainkan hanya memiliki enam unit Jimny tiga pintu yang dibeli pada tahun anggaran 2023.
“Belakangan ini, banyak informasi yang beredar mengenai mobil dinas baru. Saya ingin menegaskan bahwa enam unit Jimny ini akan dialihfungsikan untuk keperluan patroli oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Pertamanan dan Kebersihan (DPKPP), Stadion Pakansari, sosialisasi Command Center 112, serta untuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) atau Pemadam Kebakaran (Damkar),” ujar Rudy dalam keterangan persnya pada Selasa, 6 Mei 2025.
Bupati Rudy menyatakan bahwa langkah ini diambil sebagai upaya mendukung efisiensi anggaran dan meningkatkan kinerja pelayanan publik. “Saat apel kendaraan di Pakansari, saya baru mengetahui adanya mobil Jimny ini. Ini bukan pengadaan baru, dan pajaknya berlaku hingga 2028. Oleh karena itu, saya tarik dan jadikan mobil patroli,” jelasnya.
Optimalisasi kendaraan dinas ini merupakan bagian dari penataan aset daerah yang lebih luas, yang bertujuan untuk mendukung pencapaian target Monitoring Center for Prevention (MCP) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Fokus utama dari penataan ini adalah penertiban penggunaan Barang Milik Daerah (BMD), termasuk kendaraan dinas dan pajak kendaraan bermotor, sesuai dengan program yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Dengan kebijakan ini, kami berkomitmen untuk mengelola aset daerah secara transparan, efektif, dan efisien. Kendaraan yang sebelumnya digunakan oleh DPUPR kini dimanfaatkan untuk mendukung patroli keamanan dan kegiatan lapangan lainnya oleh SKPD yang lebih membutuhkan,” tambah Bupati Bogor.
Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan publik yang responsif, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Bupati Rudy Susmanto berharap, dengan optimalisasi ini, pelayanan kepada masyarakat dapat ditingkatkan dan keamanan di Kabupaten Bogor dapat terjaga dengan baik. (mang uka)












