berantas86news | Bogor – Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Provinsi Jawa Barat jenjang SMP digelar pada tanggal 6-8 Oktober 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Dr. Rusliandy, S.STP, M.E, Kabid SMP, Maman Nurpadilah, S.IP., S.E, M.M., serta Kasi PDPK, Muchlis, S.Sos.
MKKS Kabupaten Bogor, yang dipimpin oleh Drs. Dedi Budi Sumardi, M.Pd, turut mendukung kegiatan ini bersama jajaran pengurus MKKS dan Ketua Sanggar MGMP Bahasa Sunda, Dede Permana, S.Pd., beserta jajaran MGMP Bahasa Sunda SMP Kabupaten Bogor yang melatih langsung peserta bersama guru pendamping, termasuk Aneu Nurlela, S.Pd. dan Ahmad Fithratul Jamil, S.Pd. yang merupakan tim dari MGMP Bahasa Sunda. Acara ini dibuka oleh Walikota Bandung, Muhammad Farhan.
Dua peserta dari Kabupaten Bogor, Naila Galuh Imanda dari SMPI NIDA EL ADABI dan Kartika Baskara Kasih dari SMPN 3 CIBINONG, masing-masing meraih juara 1 Maca Sajak kategori putri dan juara Harapan 2 Borangan (Ngabodor Sorangan) kategori putri. Kabid dan Ketua MKKS beserta jajarannya memberikan dukungan langsung kepada para peserta FTBI dari Kabupaten Bogor dengan cara nyawer sebagai bentuk apresiasi.
Kegiatan FTBI dilaksanakan selama tiga hari, dengan rincian sebagai berikut. Pada tanggal 6 Oktober 2025, acara dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan dengan registrasi peserta dan pendamping, serta pada malamnya taklimat pupuh. Keesokan harinya, tanggal 7 Oktober 2025, peserta mengikuti berbagai lomba, seperti ngadongeng, biantara, maca sajak, ngarang carita pondok, maca jeung nulis aksara Sunda, dan borangan (ngabodor sorangan) untuk kategori putra dan putri. Pada tanggal 8 Oktober 2025, acara diakhiri dengan pengumuman juara yang diawali dengan catatan dari dewan juri dan diakhiri dengan hiburan.
Kontingen Kabupaten Bogor merasa bahagia dan bangga atas prestasi yang diraih oleh Naila Galuh Imanda dan Kartika Baskara Kasih. “Kami sangat senang dan bangga atas pencapaian peserta didik kami. Semoga ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan bahasa Sunda,” ungkap Dr. Rusliandy, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. (hrm)












