Apresiasi Ketua APDESI Ciawi: Dorong Desa Bersih dan Mandiri di Hari Jadi Bogor ke-543

oleh -45 Dilihat
banner 468x60

berantas86news | Ciawi, 3 Juni 2025 – Momentum Hari Jadi Bogor ke-543 yang diperingati di Kecamatan Ciawi mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, termasuk dari Ketua APDESI Kecamatan Ciawi, Baban Subandi, A.Md. Dalam sela-sela acara, Baban menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan yang dinilainya mampu memotivasi desa-desa di wilayahnya untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan pengelolaan wilayah.

“Jadi sebetulnya ini momen bagus yang memang harus terus dilaksanakan tiap tahun,” ujar Baban Subandi saat diwawancarai tim media di lokasi acara.

banner 336x280

Salah satu fokus yang disoroti oleh Ketua APDESI adalah program kebersihan lingkungan yang belakangan ini semakin digalakkan di berbagai desa. Ia menilai, inisiatif ini tidak hanya menciptakan lingkungan bersih, tetapi juga menjadi motivasi bagi desa-desa lain agar berlomba-lomba menata wilayahnya.

“Ada motivasi untuk desa-desa yang lain sehingga memang mereka termotivasi untuk menjadi desa bersih,” ujarnya.

Lebih lanjut, desa yang menunjukkan hasil terbaik di tingkat kecamatan akan mewakili Ciawi ke tingkat kabupaten dalam ajang serupa. Hal ini dinilai mampu menumbuhkan semangat kompetitif yang sehat dan berdampak positif bagi masyarakat.

Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Dana Desa

Selain soal kebersihan, Baban juga menyoroti pengelolaan program ketahanan pangan, yang kini mengalami perubahan regulasi. Jika sebelumnya dikelola oleh kelompok tani, kini dana desa untuk ketahanan pangan diarahkan agar dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Tentunya ini selain pembinaan untuk masyarakat, pemberdayaan untuk masyarakat juga harus ada profit karena ini dikelola oleh BUMDes,” jelasnya.

Menurutnya, program ketahanan pangan ini bisa menjadi cikal bakal kebangkitan BUMDes yang selama ini kurang aktif. Dengan pengelolaan yang berkelanjutan, program ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk ketahanan pangan sekaligus peningkatan ekonomi desa.

Penekanan APDESI terhadap Pengelolaan Anggaran

Menjawab pertanyaan soal bagaimana APDESI menekankan pentingnya pengelolaan anggaran desa khususnya untuk kebersihan dan ketahanan pangan, Baban menegaskan bahwa saat ini telah ada sejumlah aturan dari pemerintah pusat hingga daerah yang menjadi pedoman pelaksanaan program.

“Untuk program kebersihan, karena ini memang sudah dicanangkan oleh Bapak Gubernur kita. Terus juga menjadi satu prioritas di semua wilayah,” katanya.

APDESI Kecamatan Ciawi juga telah menyuarakan aspirasi dalam forum dengan Bupati Bogor, khususnya mengenai pemanfaatan alokasi bantuan keuangan kabupaten agar bisa digunakan untuk pengelolaan sampah di tingkat desa.

“Mudah-mudahan usulan kita ini dijadikan bahan dasar untuk penyusunan peraturan bupati (perbup),” tambahnya.

Tantangan TPS dan Solusi Mandiri

Salah satu permasalahan utama dalam pengelolaan sampah, menurut Baban, terletak pada ketiadaan tempat pembuangan sementara (TPS) di sebagian besar desa. Hal ini terjadi karena desa tidak memiliki lahan sendiri atau belum ada lahan hibah dari pihak lain.

“Ketika masyarakat ingin membuang atau akan dikolektifkan oleh pengurusnya, kami masih kebingungan tempat pembuangan sampah sementaranya,” ungkapnya.

Sebagai solusi, Baban mengusulkan agar setiap desa diarahkan untuk mengelola sampah secara mandiri dengan dukungan sarana-prasarana yang akan dituangkan dalam peraturan bupati melalui bantuan keuangan yang direncanakan sebesar Rp1,5 miliar.

“Harapannya ini bisa berkesinambungan, bisa terus dilanjutkan sehingga menciptakan wilayah yang bersih, indah, dan nyaman,” pungkasnya. (mang uka)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.