Dari Ciawi ke Brunei: Naufal Putra Diandra Jawab Tantangan Timnas Karate Indonesia

oleh -18 Dilihat
banner 468x60

berantas86news | Ciawi Bogor – Karateka muda asal Kabupaten Bogor, Naufal Putra Diandra, resmi dipanggil Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB FORKI) untuk mengikuti pemusatan pelatihan nasional (pelatnas).

Pelatnas ini merupakan bagian dari persiapan Tim Nasional Karate Indonesia jelang keikutsertaan dalam kejuaraan South East Asia Karate Federation (SEAKF) Championship yang akan digelar di Brunei Darussalam pada 15–19 Juni 2025.

banner 336x280

Pemanggilan Naufal menggantikan Hazel Ramadhan, juara Kata Perorangan U-21 Kejuaraan Nasional (Kejurnas) FORKI yang berlangsung di Pekanbaru, Riau, pada 16–18 Mei 2025. Hazel tidak dapat mengikuti pelatnas karena tengah mempersiapkan pendidikan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Sebagai runner-up dalam ajang Kejurnas tersebut, Naufal pun dipercaya menggantikan posisi Hazel di tim nasional. Naufal tercatat sebagai siswa SMAN 1 Ciawi, Kabupaten Bogor.

Pemanggilan Naufal berdasarkan surat resmi PB FORKI bernomor 136/PB.FORKI-SEKJEN/VI/2025, tertanggal 3 Juni 2025, yang ditandatangani Sekretaris Jenderal PB FORKI, Mayjen TNI (Purn) Sapriadi.

“Untuk nomor Kata Perorangan Putra U-21, atlet Hazel Ramadhan mengundurkan diri karena alasan studi (sesuai surat dari Pengprov FORKI Jawa Barat), maka digantikan oleh peraih medali perak Kejurnas FORKI 2025, atas nama Naufal Putra Diandra dari Jawa Barat,” demikian kutipan isi surat tersebut.

Secara keseluruhan, terdapat 43 atlet muda yang dipanggil mengikuti pelatnas kali ini, terdiri dari kategori kadet, junior, dan under-21.

Dedi Supriadi, ayah Naufal yang juga ASN di Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepada putranya.

“Mohon doa dan dukungannya agar Naufal bisa memberikan prestasi terbaik bagi Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dan tentunya Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum PB FORKI, Hadi Tjahjanto, menegaskan bahwa pembinaan atlet muda adalah bagian dari strategi jangka panjang dalam mencetak generasi penerus karateka nasional sekelas Ceyco Georgia Zefanya.

“Harapan kita tidak hanya pada Ceyco. Kita ingin muncul generasi baru yang mampu tampil di level internasional,” kata Hadi dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (4/6/2025).

Hadi juga menjelaskan, selain tim junior, PB FORKI tengah menyiapkan tim senior yang akan berlaga di kejuaraan karate di Shanghai, sebagai bagian dari persiapan menuju SEA Games 2025 di Thailand.

Ia menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan hingga ke tingkat desa. Menurutnya, tantangan utama dalam menjaring atlet potensial adalah luasnya sebaran geografis Indonesia.

“Dengan jumlah penduduk 275 juta jiwa, saya yakin kita mampu mencetak atlet kelas dunia. Kini FORKI telah berbadan hukum, sehingga dapat memperkuat dukungan administratif dan pendanaan, termasuk untuk pembinaan atlet-atlet daerah,” tandas Hadi. (mang uka)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.