berantas86news | CIANJUR – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi IPB University Tahun 2026 yang bertugas di Desa Sukanagara, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur, menggelar sosialisasi tentang pentingnya melanjutkan pendidikan kepada para pelajar. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Madrasah Aliyah (MA) Baiturrahman Sukanagara pada Rabu, 15 Juli 2026, serta di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Cianjur pada Kamis, 23 Juli 2026.
Program ini merupakan salah satu agenda utama KKN Tematik Inovasi IPB 2026 di Desa Sukanagara. Kegiatan tersebut disusun sebagai respons atas perhatian Pemerintah Desa Sukanagara terhadap masih adanya anak-anak dan remaja yang tidak melanjutkan pendidikan, serta rendahnya minat lulusan madrasah untuk meneruskan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi.
Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa KKN IPB menggagas sosialisasi pendidikan yang menyasar siswa MTsN 4 Cianjur dan MA Baiturrahman Sukanagara. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berupaya menumbuhkan motivasi belajar, memperluas wawasan mengenai pentingnya pendidikan, sekaligus memperkenalkan berbagai jalur pendidikan lanjutan beserta peluang beasiswa yang dapat diakses oleh para pelajar.
Salah seorang anggota Tim KKN Tematik Inovasi IPB Desa Sukanagara mengatakan, program tersebut merupakan tindak lanjut dari harapan Kepala Desa Sukanagara agar generasi muda memiliki kesempatan yang lebih besar untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi.
“Kepala Desa Sukanagara berharap generasi muda di desa ini tidak berhenti di tengah jalan dalam menempuh pendidikan. Beliau ingin mereka memiliki semangat untuk melanjutkan sekolah, baik ke jenjang SMA, MA, maupun perguruan tinggi. Harapan itulah yang menjadi dasar kami menyelenggarakan sosialisasi ini,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, mahasiswa KKN menyampaikan berbagai materi mengenai pentingnya pendidikan sebagai investasi masa depan, dampak sosial dan ekonomi akibat putus sekolah, serta informasi mengenai jalur masuk perguruan tinggi, program beasiswa, hingga berbagai bantuan pendidikan yang dapat dimanfaatkan oleh siswa dari daerah.
Penyampaian materi dikemas secara interaktif melalui presentasi, diskusi, dan sesi tanya jawab. Metode tersebut memberikan ruang bagi para siswa untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi, mulai dari keterbatasan ekonomi, minimnya informasi mengenai pendidikan lanjutan, hingga kekhawatiran terkait biaya sekolah.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Sejumlah siswa aktif mengajukan pertanyaan mengenai prosedur memperoleh beasiswa, pilihan sekolah lanjutan yang sesuai dengan minat, serta langkah-langkah yang dapat ditempuh agar tetap bisa melanjutkan pendidikan meski memiliki keterbatasan ekonomi.
Koordinator Desa KKN Tematik Inovasi IPB 2026 Desa Sukanagara mengatakan, sosialisasi tersebut diharapkan mampu memberikan dampak yang berkelanjutan dengan membangun pola pikir positif tentang pentingnya pendidikan.
“Kami berharap kegiatan ini mampu memotivasi siswa dan siswi untuk terus bersekolah serta berani memiliki cita-cita melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dukungan dari pemerintah desa, pihak sekolah, dan orang tua menjadi faktor penting agar semangat belajar mereka terus terjaga,” katanya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Tematik Inovasi IPB University bersama Pemerintah Desa Sukanagara dan lembaga pendidikan setempat berupaya memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Sosialisasi tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk mendorong semakin banyak generasi muda Desa Sukanagara yang mampu mengakses pendidikan tinggi sebagai bekal membangun masa depan yang lebih baik.
(Tim KKN Tematik Inovasi IPB University 2026, Desa Sukanagara, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur)














