berantas86news | SOMAWANGI, BANJARNEGARA – Upaya menanamkan budaya literasi sejak usia dini terus digencarkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) IPB University. Melalui program Gerakan Membaca Buku, mahasiswa menghadirkan pembelajaran literasi yang interaktif dan menyenangkan bagi siswa kelas 2 SDN 05 Somawangi, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Senin (20/7/2026).
Program tersebut lahir dari kesadaran bahwa kebiasaan membaca merupakan fondasi penting dalam membangun kualitas pendidikan. Selain meningkatkan kemampuan membaca, kegiatan ini juga bertujuan mengembangkan daya imajinasi, kemampuan berkomunikasi, serta kepercayaan diri anak sejak usia sekolah dasar.
Tim KKNT IPB University yang terdiri atas Asyiffa, Chika, Zalfa, Janice, Tody, Fani, dan Wendhi mengemas kegiatan dengan pendekatan yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik kelas 2 SD. Beragam metode diterapkan, mulai dari storytelling (mendongeng interaktif), read-aloud (membaca nyaring), hingga permainan tebak kata berbasis cerita bergambar.
Melalui metode tersebut, para siswa tidak hanya diajak membaca, tetapi juga aktif berinteraksi dengan pemateri, menjawab pertanyaan, memahami alur cerita, hingga menceritakan kembali isi bacaan menggunakan bahasa mereka sendiri. Suasana belajar yang komunikatif membuat anak-anak terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan.
Perwakilan Tim KKNT IPB University, Wendhi, mengatakan bahwa kelas 2 sekolah dasar merupakan fase penting dalam membentuk kebiasaan membaca.
“Kelas 2 SD merupakan masa emas (golden age) untuk menanamkan kebiasaan membaca. Melalui Gerakan Membaca Buku ini, kami ingin menunjukkan bahwa membaca bukanlah beban, melainkan sebuah petualangan yang seru dan menyenangkan bagi anak-anak,” ujarnya.
Program tersebut mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Kepala SDN 05 Somawangi menilai metode pembelajaran yang diterapkan mahasiswa KKNT IPB mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menarik sehingga mendorong siswa semakin antusias membaca.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKNT IPB University. Pendekatan yang dibawa sangat kreatif sehingga anak-anak kelas 2 sangat menikmati kegiatan membaca. Kami berharap gerakan ini menjadi pemantik semangat literasi yang terus berlanjut di sekolah kami,” tuturnya.
Sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan program, mahasiswa KKNT IPB University juga menyerahkan sejumlah buku cerita bergambar serta modul latihan membaca, menulis, dan berhitung (calistung) interaktif untuk melengkapi Pojok Baca Mini di kelas 2 SDN 05 Somawangi.
Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan dasar tersebut, diharapkan budaya membaca dapat terus tumbuh di lingkungan sekolah maupun keluarga. Kehadiran Gerakan Membaca Buku menjadi salah satu langkah nyata dalam meningkatkan kualitas literasi anak-anak sekaligus mendukung terciptanya generasi yang gemar membaca, berpikir kritis, dan siap menghadapi tantangan masa depan di Kabupaten Banjarnegara.***












