Gerakan Pangan Murah di Ciawi, Upaya Tekan Harga Bahan Pokok Disambut Antusias Warga

oleh -37 Dilihat
banner 468x60

berantas86news | CIAWI BOGOR — Upaya Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan kembali diwujudkan melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor di Desa Bendungan, Kecamatan Ciawi, Kamis (27/11/2025). Program tersebut menjadi langkah nyata untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di tengah fluktuasi harga pangan yang masih terjadi di sejumlah pasar tradisional.

Sejak pagi hari, lokasi kegiatan telah dipadati warga dari berbagai kalangan. Antrean panjang tampak mengular di depan sejumlah stan yang menjual kebutuhan pokok seperti beras, gula pasir, minyak goreng, telur, hingga produk pangan olahan. Warga terlihat antusias memilih dan membeli bahan pangan yang ditawarkan dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasaran.

banner 336x280

Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah tersebut sekaligus menjadi wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap daya beli masyarakat, khususnya kelompok rumah tangga berpendapatan menengah ke bawah. Program ini juga dinilai strategis dalam mengurangi potensi lonjakan harga yang biasanya terjadi menjelang akhir tahun.

Dalam pelaksanaannya, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor menggandeng Grosir Khanza sebagai mitra penyedia komoditas pangan. Kerja sama tersebut dinilai efektif dalam memastikan ketersediaan bahan pokok yang berkualitas sekaligus menjaga kestabilan harga jual di tingkat konsumen.

Pihak penyelenggara memastikan seluruh bahan pangan yang dijual dalam kegiatan tersebut telah melalui proses pengawasan kualitas. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya memperoleh harga murah, tetapi juga produk yang layak konsumsi dan memenuhi standar keamanan pangan.

Tidak sedikit warga yang memanfaatkan momentum tersebut untuk membeli kebutuhan pokok dalam jumlah lebih banyak. Sebagian warga mengaku kegiatan seperti ini sangat membantu, khususnya di tengah situasi harga pangan yang masih berfluktuasi.

Salah seorang warga Desa Bendungan, Siti (42), mengungkapkan bahwa harga bahan pokok yang dijual dalam Gerakan Pangan Murah jauh lebih murah dibandingkan harga di pasar. “Kalau di pasar, harga beras dan minyak goreng terus naik. Di sini lebih terjangkau, jadi bisa belanja lebih banyak,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin dan merata di berbagai wilayah Kabupaten Bogor. Menurutnya, kehadiran Gerakan Pangan Murah sangat dirasakan manfaatnya oleh warga, terutama ibu rumah tangga yang harus mengatur pengeluaran keluarga.

Selain membantu masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi terkait pentingnya ketahanan pangan di tingkat keluarga. Masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam mengelola kebutuhan bahan pangan dan memanfaatkan momentum program pemerintah yang bersifat subsidial.

Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan Gerakan Pangan Murah ke seluruh kecamatan secara bertahap. Pemerintah daerah juga membuka peluang kerja sama dengan pelaku usaha pangan lainnya guna memperkuat distribusi pangan murah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kestabilan harga pangan di Kabupaten Bogor dapat terus terjaga, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Gerakan Pangan Murah tidak hanya dipandang sebagai solusi jangka pendek, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang pemerintah daerah dalam membangun sistem ketahanan pangan yang berkelanjutan. (MU)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.