GP Ansor Kota Bogor Kecewa atas Sikap Rais Syuriyah Terpilih

oleh -19 Dilihat
banner 468x60

berantas86news | Bogor, Senin 15 September 2025 – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota BogorBogor menyampaikan keprihatinan mendalam terkait sikap Rais Syuriyah terpilih dalam proses pemilihan ulang Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Bogor.

Merujuk pada AD/ART NU Muktamar ke-34 Bab XVI Pasal 42 ayat (1), seorang Rais Syuriyah dipilih dari kalangan ulama Ahlul Halli wal ‘Aqdi yang memenuhi sejumlah syarat, di antaranya beraqidah Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah, berakhlak mulia, berilmu, memiliki integritas moral, tawadhu’, serta mampu mengayomi jamaah dengan sikap adil dan bijaksana.

banner 336x280

“Dengan demikian, seorang Rais Syuriyah seharusnya tampil sebagai pengayom dan penuntun umat dengan kelembutan hati, bukan justru menimbulkan kesan tidak adil terhadap salah satu calon,” tegas GP Ansor Kota Bogor dalam keterangan resminya.

Ansor menilai kritik yang dilontarkan Rais Syuriyah lebih bersifat personal. Padahal, kepemimpinan NU seharusnya dijalankan dengan menjunjung tinggi prinsip tawasuth (moderat), tasamuh (toleran), tawazun (seimbang), dan i’tidal (tegak lurus) sebagai warisan para pendahulu.

“Sikap yang melukai pribadi tertentu bukan hanya mencederai martabat individu, tetapi juga berpotensi mencoreng wajah organisasi di mata masyarakat, khususnya generasi muda,” lanjut pernyataan tersebut.

GP Ansor Kota Bogor mengingatkan bahwa tradisi pesantren dan NU sejak dahulu selalu menekankan akhlak mulia berupa kesabaran, kebijaksanaan, dan kasih sayang. Setiap ucapan seorang pemimpin spiritual seharusnya menjadi penyejuk, bukan sebaliknya melukai.

Melalui pernyataan ini, GP Ansor Kota Bogor berharap proses kepemimpinan NU ke depan dapat berjalan sesuai dengan koridor AD/ART organisasi serta dilandasi semangat persaudaraan dan keadilan, sehingga NU tetap menjadi cahaya yang menerangi umat dan bangsa. (kdm)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.