SIARAN PERS NO. 448/SP/HM.01.02/POLKAM/9/2025
berantas86news | Sydney – Indonesia kembali mendapat kepercayaan untuk memimpin tiga agenda prioritas dalam Sub-Regional Meeting on Counter Terrorism and Transnational Security (SRM) ke-6 yang berlangsung di Sydney, Australia, pada 22–23 September 2025.
“Pelaksanaan SRM ini penting untuk memperkuat solidaritas kawasan dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan bersama, mulai dari terorisme hingga kejahatan transnasional,” ujar Sekretaris Kemenko Polkam, Letjen TNI Mochammad Hasan, yang memimpin Delegasi Republik Indonesia.
Dalam forum yang digagas bersama Indonesia dan Australia sejak 2017 ini, Indonesia dipercaya memimpin pembahasan tiga isu utama, yakni penanganan migrasi ireguler, penanggulangan terorisme dan ekstremisme berbasis kekerasan, serta keamanan siber dan perlindungan infrastruktur kritikal.
“Selain itu, pertemuan juga menyoroti isu strategis lain, termasuk keamanan maritim, kejahatan transnasional, hingga stabilitas domestik kawasan,” tambah Sesmenko Hasan.
Di sela pertemuan, Delegasi RI menggelar sejumlah pertemuan bilateral dengan Australia, Filipina, dan Singapura. “Kami membahas langkah konkret, mulai dari pemberantasan narkoba, penipuan daring, hingga kerja sama kepolisian dalam penegakan hukum terhadap buronan lintas negara,” jelasnya.
Pertemuan SRM ke-6 diikuti delapan negara, yaitu Australia, Indonesia, Brunei Darussalam, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Singapura, dan Thailand. Delegasi Indonesia turut melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga, antara lain Kementerian Luar Negeri, Polri, BSSN, BNPT, Bakamla, serta Perwakilan RI di Australia.
“Indonesia akan terus berperan aktif dalam kerja sama regional. Hasil pertemuan ini akan segera ditindaklanjuti agar sejalan dengan kepentingan nasional sekaligus memperkuat stabilitas kawasan,” pungkas Sesmenko Hasan.
(kdm)












