berantas86news | CIBINONG — Di tengah gegap gempita Kabogorfest 2025, yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-543, suara harapan kembali menggema dari para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Salah satunya datang dari Suryati Trihandayani, pengusaha fashion asal Pabuaran, yang turut meramaikan stand pameran.
Ditemui saat tengah melayani pembeli, Suryati tak menyembunyikan rasa optimisnya. Ia menyebut Kabogorfest 2025 sebagai momentum kebangkitan di tengah kelesuan ekonomi yang masih dirasakan pelaku usaha kecil.
“Penjualan memang menurun belakangan ini. Tapi lewat Kabogorfest, muncul semangat baru. Kami bisa berinteraksi langsung dengan warga. Alhamdulillah, dari hari pertama ke hari kedua, omzet saya meningkat,” tuturnya penuh syukur.
Kabogorfest 2025, yang digagas langsung oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto, bukan sekadar festival. Acara ini menjadi ruang temu antara ekonomi kerakyatan dan semangat kebersamaan masyarakat. Berkat lokasi yang strategis, dukungan promosi yang masif, serta antusiasme warga Cibinong dan sekitarnya, Kabogorfest menjelma menjadi wadah nyata bagi UMKM untuk bangkit dan berkembang.
Suryati pun berharap kegiatan serupa tak hanya digelar setahun sekali, melainkan bisa diadakan secara berkala sebagai bagian dari program rutin daerah.
“Kalau bisa diadakan setiap akhir pekan, misalnya Sabtu dan Minggu. Jadi sekalian warga olahraga pagi, bisa mampir dan cuci mata. Suasananya pasti lebih hidup, dan kami pelaku UMKM punya ruang yang lebih konsisten untuk berjualan,” ujarnya penuh harap.
Beragam respons positif dari pelaku usaha maupun pengunjung menunjukkan bahwa Kabogorfest bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga jembatan antara kebijakan pemerintah daerah dan kebutuhan riil masyarakat. Terutama bagi sektor ekonomi mikro, festival ini membawa harapan baru di tengah tantangan zaman.
(Tim Komunikasi Publik / Diskominfo Kabupaten Bogor).













