Kebakaran SDN 6 Desa Tajur Citeureup, Dua Ruang Kelas dan Gudang Terbakar

oleh -70 Dilihat
banner 468x60

berantas86news | BOGOR – Kebakaran melanda SDN 6 Desa Tajur, Kampung Tajur RT 04/RW 01, Desa Tajur, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Minggu (27/9/2026) malam. Dua ruang kelas dan satu gudang sekolah terdampak dalam peristiwa tersebut.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. Informasi awal diterima petugas Satlinmas Desa Tajur yang kemudian berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Tajur dan petugas pemadam kebakaran.

banner 336x280

Petugas pemadam tiba di lokasi sekitar pukul 23.00 WIB dengan mengerahkan empat unit armada Damkar Kabupaten Bogor dan satu unit dari Damkar PT Indocement. Penanganan juga melibatkan Polsek Citeureup, Babinsa, Bhabinkamtibmas, unsur Satpol PP, Satgas dan Linmas, Pemerintah Desa Tajur serta para guru SDN 6.

Petugas berhasil mengendalikan dan memadamkan api sekitar pukul 23.30 WIB, kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak terdapat titik api yang masih berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Sementara kerusakan tercatat pada ruang belajar kelas 5, ruang belajar kelas 6 dan gudang SDN 6 Desa Tajur.

Dinas Pendidikan Turun Langsung Tinjau Kondisi Sekolah

Pascakebakaran, Budi Mulyawan, S.T., selaku Kepala Seksi (Kasi) Pembangunan Sekolah Dasar (SD) Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, turut terjun langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi terkini bangunan SDN 6 Desa Tajur.

Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung tingkat kerusakan pada bangunan sekolah, khususnya bagian ruang kelas dan fasilitas yang terdampak kebakaran.

Dalam peninjauan tersebut, kondisi bangunan terlihat mengalami kerusakan cukup signifikan. Bagian atap sejumlah ruang mengalami kerusakan, sementara pada bagian dinding terlihat retakan dan sejumlah material bangunan yang terkelupas. Struktur rangka atap juga tampak terbuka setelah material penutup atap terdampak kebakaran.

Budi Mulyawan bersama pihak sekolah melakukan pengecekan terhadap kondisi sarana dan prasarana yang terdampak. Hasil peninjauan lapangan selanjutnya menjadi bagian dari pendataan kondisi sekolah untuk menentukan langkah penanganan lebih lanjut.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran serta nilai kerugian materiil belum diketahui secara pasti. Pihak terkait masih melakukan pendataan dan penanganan pascakejadian.

Peninjauan langsung dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor juga menjadi langkah awal untuk memastikan kondisi sarana pendidikan serta kebutuhan penanganan sekolah setelah peristiwa kebakaran tersebut. (MU)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.