Kunjungan Kerja Wakil Bupati Bogor: Komitmen Melestarikan Alam Puncak Lewat Pembagian Bibit Pohon

oleh -13 Dilihat
banner 468x60

Berantas86News, Bogor — Wakil Bupati Bogor, H. Ade Ruhandi, melakukan kunjungan kerja ke wilayah Kecamatan Megamendung yang diwarnai dengan penyerahan bibit pohon dan tanaman buah secara simbolis kepada para kepala desa. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mendukung pelestarian lingkungan, khususnya kawasan Puncak yang menjadi daerah hulu dan sumber air utama bagi wilayah sekitarnya.

Dalam wawancaranya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan meskipun bertepatan dengan hari libur, atas inisiatif dan komunikasi dari Camat Megamendung. Beliau menegaskan bahwa kegiatan tidak hanya sebatas pembagian bibit, melainkan dirangkaikan dengan layanan pengobatan gratis, gerakan pangan murah, hingga pengembangan pertanian hidroponik di tingkat desa.

banner 336x280

“Alhamdulillah, hari ini di Kecamatan Megamendung, meskipun hari libur, kami tetap melaksanakan pembagian bibit pohon secara simbolis. Tapi arahan Pak Bupati, kegiatan harus menyentuh aspek lain juga, seperti pengobatan gratis, pangan murah, dan pemberdayaan masyarakat desa,” ujar Ade Ruhandi.

Salah satu desa yang menjadi perhatian khusus adalah Desa Sukamahi tempat berlangsungnya kegiatan pertanian hidroponik yang dinilai sangat potensial untuk mendukung ketahanan pangan lokal. Wakil Bupati juga menyampaikan permohonan maaf dan salam dari Bupati Bogor, H. Rudi Susmanto, yang berhalangan hadir karena agenda mendadak.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menggarisbawahi pentingnya pemulihan kawasan hulu sungai untuk menjamin keberlanjutan ketahanan pangan, yang merupakan program prioritas pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden terpilih, Prabowo Subianto.

“Berbicara ketahanan pangan, berarti hulu sungai harus diperbaiki. Jangan sampai ada program ketahanan pangan tapi airnya tidak tersedia. Karena itu, penanaman di daerah-daerah hulu seperti Cisarua dan Megamendung sangat penting,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi langkah Kementerian Pertanian dan kementerian terkait yang telah memulai program penanaman di kawasan hulu. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci keberhasilan program tersebut.

Kegiatan simbolis ini diharapkan menjadi langkah awal sebelum diterapkan di kecamatan-kecamatan lain secara bertahap. Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen untuk membawa program seperti pangan murah dan pembagian bibit hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

“Harapan Pak Bupati, kegiatan ini tidak hanya berhenti di kecamatan, tapi harus sampai ke desa dan kelurahan. Dan ini sudah mulai dilaksanakan oleh dinas-dinas terkait,” lanjutnya.

Wakil Bupati juga menegaskan bahwa program penghijauan dan pelestarian lingkungan tidak bisa dilakukan secara sporadis, melainkan harus direncanakan dengan matang melalui koordinasi lintas sektor dan berbasis data yang akurat.

“Kami akan melakukan langkah-langkah melalui rapat koordinasi. Karena bicara soal kredit lingkungan atau program penghijauan lainnya, tentu harus didukung oleh data yang valid. Maka dari itu, Pemerintah Kabupaten Bogor juga sedang menyusun langkah-langkah penataan ruang,” ungkapnya.

Penataan ruang yang terintegrasi akan menjadi dasar penting dalam menentukan kebijakan yang berkelanjutan. Wakil Bupati menjelaskan bahwa dinas-dinas terkait, seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan lainnya, akan menyampaikan laporan dan rekomendasi berbasis kajian teknis. Hal ini untuk memastikan bahwa setiap kebijakan dan program yang dikeluarkan memiliki dasar hukum dan dokumen pendukung yang dapat dipertanggungjawabkan secara administratif dan ekologis.

“Jadi tentu, apa pun yang akan dikeluarkan dan disampaikan ke publik, harus didasarkan pada dokumen yang bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya lagi.

Di akhir pernyataannya, Wakil Bupati kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor terhadap pelestarian lingkungan hidup sebagai bagian dari visi-misi kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati saat ini.

“Intinya, sesuai visi-misi kami, komitmen terhadap lingkungan menjadi hal yang tidak bisa ditawar. Ramah lingkungan itu bukan slogan, tapi harus diwujudkan lewat aksi nyata, seperti menanam dan terus menanam. Ini adalah bagian dari upaya kita mewariskan alam yang lestari untuk anak cucu kita di masa depan,” pungkasnya penuh harap. (mang uka)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.