berantas86news | Bogor – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus berupaya meningkatkan pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi digital.
Baru-baru ini, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor mengajak seluruh perangkat daerah untuk memaksimalkan penggunaan Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP).
Dalam kegiatan bertajuk “Optimalisasi Pemanfaatan SPLP Kabupaten Bogor” yang berlangsung di Sukaraja, Sekretaris Diskominfo Kabupaten Bogor, Linda Hendrayani SWT, menekankan bahwa SPLP dirancang untuk mengintegrasikan layanan antar perangkat daerah, sehingga kolaborasi menjadi lebih efektif dan pelayanan kepada masyarakat lebih mudah, cepat, dan transparan.
Selain itu, Pemkab Bogor juga berencana membangun command center sebagai langkah menuju era digital yang lebih masif.
Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan, menyatakan bahwa command center ini akan berfungsi mengontrol data internal dan memonitor keadaan kota secara real-time, sehingga mendukung pengambilan keputusan berbasis data.
Di sektor kesehatan, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bekerja sama dengan Pemkab Bogor untuk memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak melalui teknologi digital.
Pelatihan telah diberikan kepada bidan di enam puskesmas di Kabupaten Bogor mengenai pemanfaatan alat berbasis Internet of Medical Things (IoMT), seperti TeleCTG, guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
Namun, di sektor pertanian, pemanfaatan teknologi modern belum maksimal. Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, menilai bahwa Pemkab Bogor perlu lebih intensif dalam memberikan pelatihan kepada petani mengenai penggunaan alat pertanian modern untuk meningkatkan produktivitas.
Secara keseluruhan, Pemkab Bogor berkomitmen untuk menghilangkan kesenjangan transformasi digital antara masyarakat perkotaan dan pedesaan dengan memenuhi ketersediaan teknologi informasi dan komunikasi, sehingga Kabupaten Bogor siap menjadi kabupaten yang cakap digital. (MU)








