berantas86news | BOGOR – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya untuk tetap tegak lurus pada kepemimpinan Ketua KNPI Kabupaten Bogor, Wahyu Chaniago, yang dinilai sah dan konstitusional berdasarkan mekanisme organisasi yang berlaku.
PMII Kabupaten Bogor menyatakan bahwa gerakan kepemudaan sebagai pilar perubahan harus berlandaskan legalitas, etika organisasi, dan tanggung jawab moral terhadap masyarakat serta generasi muda. Karena itu, PMII dengan tegas menolak keterlibatan dalam Musda KNPI tandingan ataupun kegiatan lain yang dianggap tidak sesuai mekanisme resmi organisasi.
Menurut PMII, sikap tersebut merupakan upaya menjaga keutuhan organisasi kepemudaan di Kabupaten Bogor agar tidak terpecah oleh kepentingan kelompok tertentu. PMII menilai bahwa orientasi gerakan pemuda harus tetap diarahkan pada kolaborasi, persatuan, dan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun bangsa.
PMII Kabupaten Bogor juga mengimbau seluruh elemen pemuda untuk kembali pada spirit persatuan dan menjaga marwah KNPI sebagai rumah besar pemuda. Organisasi mahasiswa tersebut menegaskan menolak segala bentuk kegiatan atau forum yang mengatasnamakan KNPI namun tidak berada dalam garis komando kepemimpinan Wahyu Chaniago.
Dengan sikap tersebut, PMII meneguhkan diri untuk tetap berada pada barisan pemuda yang sah, inklusif, visioner, dan berorientasi pada kemajuan Kabupaten Bogor. (MU)













