Tokoh Bogor Selatan Nilai Aqua Tidak Ganggu Sumber Air Warga, Justru Buka Ribuan Lapangan Kerja

oleh -245 Dilihat
banner 468x60

berantas86news | Bogor Selatan – Isu tentang sumber air Aqua kembali ramai diperbincangkan setelah Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) melakukan sidak ke pabrik Aqua di Subang beberapa waktu lalu. Sidak tersebut sempat menimbulkan perdebatan publik di media sosial maupun media massa, terutama terkait penggunaan air pegunungan dan sumur bor oleh Aqua.

Namun setelah pihak manajemen Aqua memberikan klarifikasi resmi, disusul penjelasan dari KDM yang menyatakan tidak ada pelanggaran lingkungan, polemik mulai mereda.

banner 336x280

Di tengah hangatnya isu tersebut, sejumlah tokoh masyarakat di Bogor Selatan, Kabupaten Bogor, menyuarakan pandangannya. Salah satunya adalah H. Saprudin Jepri, tokoh Bogor Selatan yang juga mantan Kepala Desa Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin.

“Saat masih menjabat kepala desa, saya sempat keberatan atas rencana pembangunan pabrik Aqua karena warga khawatir kekurangan air. Tapi setelah mendapat penjelasan ilmiah dari pihak Aqua, saya memahami sumber air mereka diambil dari lapisan aquifer dalam lebih dari 100 meter, bukan dari sumur warga,” ungkap H. Saprudin Jepri dalam acara Media Gathering Forum Wartawan Bogor Selatan (FWBS) di Grand Titik Kumpul, Rabu (29/10/2025).

Menurutnya, air yang digunakan Aqua berasal dari aliran air pegunungan alami yang tidak mencemari lingkungan dan tidak memengaruhi sumur warga sekitar.

“Sejak pabrik berdiri, tidak ada sumur masyarakat yang kering. Sebaliknya, Aqua telah membuka ribuan lapangan kerja dan memberi manfaat ekonomi bagi warga sekitar,” tambahnya.

Tokoh Bogor Selatan lainnya, H. Asep Misbahussudur alias H. Bono, juga menilai keberadaan Aqua memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, SR Manager PT Tirta Investama Plant Caringin, Jakaria, memastikan bahwa kegiatan produksi Aqua tetap berjalan normal meski sempat diterpa isu viral.

“Semua berjalan lancar. Kami tetap berkomitmen menjaga keseimbangan alam dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Jakaria.

Jakaria menjelaskan, Aqua telah beroperasi di wilayah Bogor Selatan sejak 2012, dengan beberapa pabrik di Ciherang, Caringin, dan Lido, serta dua pabrik lainnya di Citeureup dan Sentul.

“Selama 13 tahun kami hadir di Kabupaten Bogor, ribuan tenaga kerja lokal telah terserap, dan kami terus menjaga komitmen terhadap kelestarian lingkungan,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Aliansi Masyarakat Bogor Selatan (AMBS), Muhsin, menegaskan pentingnya sinergi antara perusahaan, masyarakat, dan media dalam menjaga alam.

“Kami siap berkolaborasi dengan semua pihak, termasuk Aqua dan rekan-rekan pers, agar wilayah selatan Kabupaten Bogor tetap hijau dan lestari,” ujarnya menutup acara. (mang uka)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.