Upacara Hari Pahlawan di Kecamatan Ciawi, Danramil Sampaikan Amanat Menteri Sosial: Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan

oleh -26 Dilihat
banner 468x60

berantas86news | CIAWI – Dalam suasana khidmat dan penuh semangat nasionalisme, Pemerintah Kecamatan Ciawi menggelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan Nasional 10 November 2025, di halaman Kantor Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Senin (10/11/2025).

Upacara tersebut mengusung tema “Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan” dan dipimpin oleh Danramil Ciawi, Mayor Infanteri Budi Rahmad selaku Inspektur Upacara.

banner 336x280

Kegiatan diikuti oleh Camat Ciawi beserta jajaran staf kecamatan, UPT Jalan dan Jembatan, UPT DPKPP, UPT Dishub, Mako Damkar Ciawi, anggota Polsek Ciawi, anggota Koramil Ciawi, serta para kepala desa dan staf desa se-Kecamatan Ciawi.

Dalam amanatnya, Inspektur Upacara menyampaikan pesan Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifulah Yusuf, yang berisi ajakan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk meneladani semangat juang para pahlawan bangsa.

“Saudara-saudara sebangsa dan setanah air, hari ini di bawah langit Indonesia yang merdeka kita menundukkan kepala penuh hormat mengenang para pahlawan bangsa. Mereka bukan sekadar nama yang terukir di batu nisan, melainkan cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini.

Dari Surabaya hingga Banda Aceh, dari Ambarawa hingga Biak, mereka berjuang bukan demi dirinya sendiri, tetapi demi masa depan bangsa yang bahkan belum mereka kenal — yaitu kita semua yang berdiri di sini hari ini.

Para pahlawan mengajarkan kepada kita bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit. Kemerdekaan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan.

Ada tiga hal yang dapat kita teladani dari para pahlawan bangsa. Pertama, kesabaran para pahlawan. Mereka sabar menuntut ilmu, sabar menyusun strategi, dan sabar menunggu momentum dalam keterbatasan. Dari kesabaran itulah lahir kemenangan, karena mereka tahu bahwa kemerdekaan diraih bukan dengan amarah, tetapi dengan keikhlasan.

Kedua, semangat mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya. Setelah kemerdekaan diraih, para pahlawan tidak menuntut balasan, tidak mencari jabatan, tetapi kembali mengajar, membangun, dan mengabdi. Di situlah letak kehormatan sejati — bukan pada posisi yang dimiliki, tetapi pada manfaat yang ditinggalkan.

Ketiga, pandangan jauh ke depan. Para pahlawan berjuang untuk generasi yang akan datang, menjadikan perjuangan ini sebagai ibadah, dan mengalirkan darah serta air mata mereka sebagai doa yang tak pernah padam.

Di masa kini, perjuangan tidak lagi dengan bambu runcing, tetapi dengan ilmu, empati, dan pengabdian. Namun semangatnya tetap sama — membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tidak ada anak bangsa yang tertinggal dari arus kemajuan.

Inilah semangat yang terus dihidupkan melalui Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, mulai dari memperkuat ketahanan nasional, memajukan pendidikan, menegakkan keadilan sosial, hingga membangun manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya.

Hari ini, mari kita bersyukur dan berjanji bahwa kemerdekaan ini tidak akan sia-sia. Kita akan melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara kita — bekerja keras, berpikir jernih, dan melayani dengan tulus.

Sebagaimana para pahlawan telah memberikan segalanya untuk Indonesia, maka kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tidak pernah padam — dengan bekerja, bergerak, dan berdampak.

Pahlawanku, Teladanku. Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan.

Jakarta, 10 November 2025. Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifulah Yusuf.”

Usai membacakan amanat, Salah satu petugas Upacara juga menghadirkan momen reflektif dengan pembacaan pidato legendaris Bung Tomo yang disiarkan melalui radio pada pertempuran heroik di Surabaya, November 1945.

“Selama banteng-banteng Indonesia masih mempunyai darah merah yang dapat membuat secarik kain putih menjadi merah dan putih, maka selama itu tidak akan kita mau menyerah kepada siapapun juga.”

Pidato tersebut menggugah semangat seluruh peserta upacara yang berdiri tegak di bawah kibaran bendera Merah Putih. Wajah-wajah penuh haru tampak di antara barisan, menandakan semangat nasionalisme yang masih membara.

Camat Ciawi menyampaikan apresiasi atas sinergi Forkopimcam dan seluruh instansi yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia berharap peringatan Hari Pahlawan menjadi momentum memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan pengabdian bagi masyarakat Ciawi.

Upacara diakhiri dengan doa bersama untuk para pahlawan yang telah gugur, diiringi penghormatan terakhir kepada Sang Saka Merah Putih. (mang uka)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.