UPT Sampah Wilayah 3 Ciawi Fokus Tingkatkan Efisiensi dan Pemilahan Sampah 3R

oleh -16 Dilihat
banner 468x60

berantas86news | Ciawi, Kabupaten Bogor — Kepala UPT Sampah Wilayah 3 Ciawi pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, Hendri, mengungkapkan bahwa persoalan utama pengelolaan sampah di wilayah selatan Kabupaten Bogor saat ini adalah keterbatasan armada dan perlunya optimalisasi sistem pemilahan sampah berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

“Pada intinya, UPT 3 Ciawi memang memiliki kapasitas sampah yang cukup besar dan jangkauan wilayah yang luas. Saat ini kami melayani enam kecamatan, yakni Ciawi, Cisarua, Megamendung, Caringin, Cigombong, dan Cijeruk,” ujar Hendri.

banner 336x280

Menurutnya, dengan cakupan wilayah yang luas tersebut, UPT 3 Ciawi hanya memiliki 30 unit kendaraan truk sampah yang dibagi untuk dua wilayah operasional.

“Dari enam kecamatan, kami hanya punya 30 kendaraan truk sampah. Itu pun dibagi dua wilayah, yaitu wilayah selatan (Cisarua, Ciawi, Megamendung) dan wilayah bawah (Caringin, Cigombong, dan Cijeruk),” jelasnya.

Hendri menambahkan, sebagian besar armada yang dimiliki sudah berusia tua dan membutuhkan peremajaan.

“Beberapa kendaraan operasional kami masih keluaran tahun 2009. Jadi kondisinya sudah cukup tua, padahal jarak tempuhnya jauh, terutama untuk rute wilayah selatan hingga TPA Galuga. Idealnya kendaraan yang digunakan sudah dalam kondisi prima,” ungkapnya.

Meskipun menghadapi keterbatasan, pihaknya tetap berkomitmen untuk menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami tidak bisa berhenti memberikan pelayanan. Sebab tugas UPT adalah melayani pengangkutan sampah dari masyarakat hingga ke TPA,” ujarnya.

Selain soal armada, Hendri juga menyoroti pentingnya kesadaran masyarakat dalam pemilahan sampah sejak dari sumber.

“Kami sekarang juga terus mengarahkan agar masyarakat mulai memilah sampah. Hanya sampah residu yang seharusnya dibuang ke TPA Galuga. Kalau sejak awal sudah dipilah, beban pengangkutan dan volume ke TPA bisa jauh berkurang,” tegasnya.

Ia berharap ke depan ada dukungan tambahan baik dari pemerintah daerah maupun desa, agar sistem pengelolaan sampah berbasis 3R di wilayah selatan Kabupaten Bogor bisa berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. (mang uka)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.