AMBS Serukan Warga Tak Terprovokasi Jelang Ajakan Aksi 27 Agustus di Depan Gedung DPR RI

oleh -19 Dilihat
banner 468x60

berantas86news | BOGOR, 22 Agustus 2026 – Ketua Umum Aliansi Masyarakat Bogor Selatan (AMBS), Muhsin, S.IP., mengimbau masyarakat, khususnya warga Bogor Selatan, agar tidak mudah terprovokasi menyikapi maraknya ajakan aksi demonstrasi yang disebut akan berlangsung pada 27 Agustus 2026 di depan Gedung DPR RI, Jakarta.

Muhsin mengatakan masyarakat perlu menyikapi berbagai informasi mengenai rencana aksi tersebut secara bijak dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

banner 336x280

“Jangan mudah terprovokasi dan jangan mudah terpengaruh dengan situasi yang terjadi di Jakarta. Kita harus tetap tenang dan menjaga persatuan dan kesatuan,” kata Muhsin.

Menurut dia, AMBS pada prinsipnya mendukung kebebasan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi secara bertanggung jawab. Namun, penyampaian aspirasi, menurutnya, perlu dilakukan dengan tetap memperhatikan keamanan, ketertiban, serta kepentingan masyarakat umum.

Muhsin juga menekankan pentingnya menjaga fasilitas publik yang berada di Jakarta. Fasilitas tersebut, kata dia, merupakan bagian dari sarana pelayanan yang digunakan untuk kepentingan masyarakat luas.

“Kami tidak ingin Jakarta dijadikan medan untuk memecah belah masyarakat. Fasilitas publik juga harus dijaga karena itu untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.

AMBS Siap Berkoordinasi Jika Dibutuhkan

Menyikapi kemungkinan meningkatnya situasi di Jakarta menjelang 27 Agustus, Muhsin menyatakan AMBS dari Bogor siap memberikan dukungan apabila memang diperlukan. Namun, ia menekankan pentingnya menjaga situasi tetap kondusif dan menghindari tindakan yang dapat memicu konflik.

“Kalau memang dibutuhkan dan situasi mengharuskan kami hadir, kami dari Bogor siap menuju Jakarta. Prinsipnya, kami siap memberikan dukungan dan membantu menjaga kondusivitas serta persatuan masyarakat,” kata dia.

Ia mengajak masyarakat Bogor Selatan untuk tidak terjebak dalam provokasi maupun informasi yang dapat memperuncing perbedaan di tengah masyarakat.

Menurut Muhsin, persatuan dan kesatuan harus menjadi perhatian bersama, terutama ketika muncul berbagai ajakan aksi yang berpotensi menimbulkan kerawanan keamanan dan ketertiban.

“Kita harus bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta fasilitas publik demi kepentingan masyarakat luas. Jangan sampai perbedaan dimanfaatkan untuk memecah belah masyarakat,” tuturnya.

Imbauan Menjelang 27 Agustus

Muhsin kembali mengingatkan warga Bogor Selatan agar tetap tenang dalam menyikapi perkembangan informasi mengenai rencana demonstrasi pada 27 Agustus 2026.

Ia meminta masyarakat memastikan informasi yang diterima sebelum menyebarkannya kembali dan tidak mengambil tindakan berdasarkan informasi yang belum terverifikasi.

AMBS, lanjut Muhsin, akan tetap mengedepankan persatuan serta situasi yang aman dan kondusif dalam menyikapi perkembangan di Jakarta.

“Yang paling penting, mari kita jaga persatuan. Jangan mudah terhasut oleh pihak-pihak yang ingin menciptakan perpecahan,” pungkasnya. (MU)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.