UHC Kabupaten Bogor Capai 100 Persen, Pemkab Fokus Perkuat Mutu dan Pemerataan Layanan Kesehatan

oleh -36 Dilihat
Foto Dokumentasi: berantas86news.my.id
Foto Dokumentasi: berantas86news.mid
banner 468x60

berantas86news | CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus mendorong peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Upaya tersebut salah satunya ditopang capaian Universal Health Coverage (UHC) yang disebut telah mencapai 100 persen, dengan cakupan kepesertaan sekitar 6,19 juta jiwa.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat tahun 2026 yang disebut menjadi rujukan pemerintah daerah, cakupan UHC Kabupaten Bogor telah menjangkau sekitar 6.190.000 jiwa. Capaian tersebut menunjukkan seluruh penduduk yang menjadi sasaran program telah tercakup dalam skema jaminan kesehatan.

banner 336x280

Selain cakupan kepesertaan, pelayanan kesehatan di Kabupaten Bogor ditopang jaringan fasilitas kesehatan yang tersebar di 40 kecamatan. Data yang disampaikan mencatat terdapat 101 puskesmas, 31 rumah sakit umum, 286 klinik pratama, serta 5.169 posyandu.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika mengatakan, capaian UHC menjadi modal bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

“Kita tentu bersyukur dengan capaian ini. Namun, yang paling penting adalah bagaimana seluruh fasilitas kesehatan tersebut benar-benar mampu memberikan pelayanan terbaik dan mudah diakses oleh masyarakat Kabupaten Bogor,” ujar Ajat saat ditemui di Cibinong, Jumat (21/8/2026).

Menurut dia, cakupan jaminan kesehatan perlu diikuti dengan peningkatan mutu pelayanan dan pemerataan akses. Penguatan layanan juga diperlukan hingga tingkat yang paling dekat dengan masyarakat.

Ajat mengatakan, Pemkab Bogor akan terus mendorong sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, dan masyarakat agar program kesehatan dapat berjalan secara optimal.

“Ke depan kita optimistis pelayanan kesehatan di Kabupaten Bogor akan semakin baik. Cakupan jaminan sudah 100 persen, tinggal bagaimana kualitas pelayanan, pemerataan dan respons terhadap kebutuhan masyarakat terus kita tingkatkan,” katanya.

Tantangan Pemerataan

Pengelolaan urusan kesehatan di Kabupaten Bogor berada di bawah Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor. Pelayanan kesehatan masyarakat dilakukan melalui fasilitas kesehatan berjenjang, mulai dari puskesmas, rumah sakit, klinik hingga posyandu.

Meski jumlah fasilitas kesehatan relatif besar, pemerataan berdasarkan jenis dan jumlah fasilitas masih menjadi tantangan. Berdasarkan data makro BPS Kabupaten Bogor dan Dinas Kesehatan yang tercantum dalam bahan informasi pemerintah daerah, konsentrasi fasilitas kesehatan cenderung lebih besar di kawasan dengan kepadatan penduduk tinggi.

Kondisi geografis Kabupaten Bogor yang memiliki wilayah administratif luas dan jumlah penduduk besar turut menjadi tantangan dalam memastikan akses pelayanan kesehatan dapat menjangkau seluruh masyarakat.

Karena itu, capaian UHC 100 persen perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas layanan, pemerataan fasilitas, ketersediaan tenaga kesehatan, serta kemudahan masyarakat dalam memperoleh pelayanan.

Dengan cakupan jaminan kesehatan yang disebut telah mencapai 100 persen dan dukungan jaringan fasilitas kesehatan di 40 kecamatan, Pemkab Bogor memiliki modal untuk melanjutkan penguatan sektor kesehatan.

Keberhasilan program tersebut pada akhirnya tidak hanya diukur dari luasnya cakupan kepesertaan, tetapi juga dari kemampuan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang mudah diakses, bermutu, responsif, dan merata. (MU)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.