H. Slamet Mulyadi Serap Aspirasi Warga dalam Reses, Tegaskan Komitmen Legislator Turun Langsung ke Masyarakat

oleh -16 Dilihat
banner 468x60

berantas86news | Ciawi Bogor – Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Slamet Mulyadi, S.H., menggelar Reses Masa Sidang I Tahun Anggaran 2025–2026 di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 3, yang berlokasi di LBC Ciherang Gede Desa Cileungsi Kecamatan Ciawi, Senin (6/10/2025).
Kegiatan yang dihadiri oleh Pengurus PDIP Kecamatan Ciawi serta Pengurus Ranting Desa, masyarakat, tokoh agama, dan pengurus partai ini berlangsung hangat dan terbuka, di bawah tenda merah khas partai berlambang banteng moncong putih.

Reses tersebut menjadi momentum penting bagi wakil rakyat untuk turun langsung ke akar rumput, menyerap aspirasi, serta menjalin silaturahmi dengan warga.
Berbagai persoalan disampaikan masyarakat, mulai dari perbaikan infrastruktur, akses pendidikan, bantuan UMKM, hingga masalah air bersih di sejumlah wilayah.

banner 336x280

Dalam sambutannya, H. Slamet Mulyadi menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan amanah konstitusional sekaligus bentuk tanggung jawab moral seorang legislator untuk hadir di tengah rakyatnya.

“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Ini silaturahmi dan ruang mendengar. Dari sini, kami bisa tahu langsung apa yang dirasakan warga, lalu mencari solusi bersama,” ujar Slamet di hadapan peserta.

Ia menjelaskan, dalam mekanisme DPRD, terdapat dua model pelaksanaan reses — yakni reses gabungan antarpartai dan reses mandiri oleh masing-masing anggota dewan. Menurutnya, pelaksanaan reses secara mandiri jauh lebih efektif karena memungkinkan dialog yang lebih mendalam dengan masyarakat.

“Reses mandiri seperti ini membuat kita bisa berbicara langsung, satu meter, dua meter dengan warga. Kita bisa mendengar keluhan, aspirasi, bahkan cerita kehidupan mereka. Inilah makna sejati turun ke bawah yang selalu ditekankan oleh partai,” ujarnya.

Slamet juga menegaskan bahwa dirinya melaksanakan kegiatan ini sebagai bentuk komitmen terhadap arahan DPP PDI Perjuangan agar setiap kader, khususnya yang duduk di legislatif, aktif terjun ke lapangan dan menyatu dengan masyarakat.

“Saya mengikuti betul arahan dari DPP dan juga petunjuk dari Sekretaris DPC, Pak Bambang Gunawan. Bahwa anggota PDI Perjuangan harus benar-benar hadir di masyarakat, bukan hanya di kantor. Karena fungsi DPRD itu bukan hanya legislasi dan anggaran, tetapi juga keberpihakan nyata,” katanya.

Dalam bagian lain sambutannya, Slamet Mulyadi juga menyampaikan bahwa setiap masukan masyarakat akan ditindaklanjuti melalui jalur resmi perencanaan pembangunan daerah, baik dalam pembahasan APBD tahun 2026 maupun dalam perubahan anggaran.

“Kalau ada usulan yang belum terakomodasi, akan kita dorong pada pembahasan berikutnya. Kadang memang butuh waktu karena harus melalui mekanisme anggaran, tapi yang penting aspirasi itu tersampaikan dan tercatat,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, kegiatan reses bukan hanya soal menampung keluhan, tetapi juga menguatkan hubungan sosial antara wakil rakyat dan warga.

“Reses ini bukan hanya formalitas kerja dewan, tapi juga silaturahmi. Kita ingin hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat tetap hangat, terbuka, dan berkelanjutan,” ujarnya menutup sambutan dengan senyum.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, Bambang Gunawan, dalam sambutannya turut menegaskan bahwa partainya akan terus konsisten menggerakkan seluruh kader untuk turun langsung ke masyarakat.

“Menjawab aspirasi rakyat bukan dengan kata-kata, tapi lewat tindakan dan keputusan anggaran. Itu tanggung jawab moral kader PDI Perjuangan,” tegas Bambang.

Kegiatan reses tersebut berlangsung tertib dan komunikatif. Warga menyampaikan berbagai aspirasi yang kemudian dicatat untuk ditindaklanjuti. Acara diakhiri dengan doa bersama dan sesi foto yang memperlihatkan keakraban antara wakil rakyat dan konstituennya. (mang uka)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.