Inovator Muda IPB University Raih Juara 1 dan Best Product Award pada The 16th IPDC USU 2026 Lewat Inovasi Ramah Lingkungan “X-Eco”

oleh -39 Dilihat
banner 468x60

berantas86news | BOGOR – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Indonesia di kancah internasional. Tim Auxegreen dari IPB University berhasil meraih Juara 1 sekaligus menyabet penghargaan Best Product Award dalam ajang The 16th International Product Design Competition (IPDC) 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Sumatera Utara (USU), 21-22 Mei 2026.

Tim yang beranggotakan Abimanyu Pratama Sasongko, Adhirajasa Maximillian Soetomo, dan Siti Maemunah tersebut tampil unggul melalui inovasi bertajuk X-Eco, sebuah pelindung kemasan ramah lingkungan yang mengintegrasikan konsep sustainable product dan lean process dalam satu solusi industri logistik modern. Dalam pengembangannya, tim mendapat pendampingan dari dosen pembimbing Dr. Yessie Widya Sari, S.Si., M.Si.

banner 336x280

X-Eco hadir sebagai jawaban atas persoalan besar industri logistik global yang selama ini masih bergantung pada plastik pelindung sekali pakai. Selain menciptakan limbah jangka panjang, penggunaan material berbasis minyak bumi juga meningkatkan jejak karbon industri distribusi dan pengemasan.

Melalui pendekatan inovatif, Tim Auxegreen memanfaatkan limbah pertanian berupa serat pelepah daun pisang (banana central rib fiber) dan kulit kopi (coffee husk) sebagai bahan baku utama. Pemanfaatan material tersebut tidak hanya mengurangi akumulasi limbah organik, tetapi juga membuka peluang ekonomi sirkular berbasis sumber daya lokal.

Dalam aspek keberlanjutan, X-Eco dirancang sebagai produk berbasis hayati (bio-based) yang dapat terurai secara alami melalui proses pengomposan tanpa meninggalkan residu mikroplastik. Struktur materialnya diperkuat menggunakan pendekatan teknologi manufaktur modern dan rekayasa desain berbasis pola auksetik, sehingga memiliki daya tahan dan fleksibilitas tinggi sebagai pelindung kemasan.

Tidak hanya unggul dari sisi lingkungan, X-Eco juga menawarkan efisiensi operasional bagi industri logistik. Melalui desain geometris auksetik (auxetic geometry), produk ini mampu dibuat dalam bentuk gulungan yang lebih ringkas dibandingkan pelindung kemasan konvensional. Desain tersebut memungkinkan kapasitas muatan kendaraan logistik meningkat secara signifikan karena ruang penyimpanan dapat dimanfaatkan lebih optimal.

Efisiensi ini berdampak langsung pada pengurangan biaya distribusi, peningkatan utilitas armada, hingga penurunan emisi karbon akibat berkurangnya frekuensi pengiriman. Selain itu, tingkat durabilitas X-Eco memungkinkan produk digunakan kembali berkali-kali sehingga mampu menekan biaya operasional pengemasan dalam jangka panjang.

Perwakilan Tim Auxegreen, Abimanyu Pratama Sasongko, mengatakan bahwa inovasi tersebut lahir dari keinginan untuk mengubah paradigma industri terhadap produk ramah lingkungan.

“Kami ingin membuktikan bahwa keberlanjutan tidak harus identik dengan biaya tinggi dan proses yang tidak efisien. Melalui X-Eco, kami mencoba menghadirkan solusi yang mampu menggabungkan efisiensi operasional dengan tanggung jawab lingkungan dalam satu produk yang aplikatif bagi industri,” ujarnya.

Keberhasilan Tim Auxegreen pada kompetisi internasional ini menjadi bukti bahwa inovasi mahasiswa Indonesia mampu bersaing secara global melalui pendekatan teknologi, keberlanjutan, dan efisiensi industri secara bersamaan.

Ajang The 16th IPDC USU 2026 sendiri diikuti oleh berbagai tim mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi nasional dan internasional yang berkompetisi menghadirkan solusi desain produk inovatif untuk menjawab tantangan industri masa depan. ***

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.