Jaro Ade dan Kepala Bapanas Pastikan Keamanan Dapur SPPG di Megamendung

oleh -27 Dilihat
banner 468x60

Berantas86news | MEGAMENDUNG — Wakil Bupati (Wabup) Bogor, Jaro Ade, mendampingi Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi dalam kunjungan kerja meninjau Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Citra Sinergi Peduli di Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Selasa (24/6/2025).

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor, Camat Megamendung, serta jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Hadir pula Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional (BGN), serta Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

banner 336x280

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa bahan pangan yang digunakan di dapur SPPG Kabupaten Bogor aman dan bebas dari zat berbahaya, khususnya dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi pemerintah.

Jaro Ade bersama Kepala Bapanas dan jajaran melakukan pemantauan langsung terhadap proses uji cepat (rapid test) sampel pangan segar yang diambil dari dapur SPPG tersebut. Rangkaian kegiatan juga mencakup kunjungan ke SDN Pasir Angin 01 dalam rangka Sosialisasi Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) Goes To School.

“Kegiatan ini luar biasa. Ke depan, tinggal bagaimana kita berkolaborasi agar dapur SPPG juga bisa segera dibangun di lokasi-lokasi lain yang belum memiliki fasilitas serupa,” ujar Wabup Jaro Ade.

Ia menyebutkan bahwa program MBG ini menyasar sekitar 1,4 juta siswa-siswi di Kabupaten Bogor. Oleh karena itu, sinergi dan percepatan pembangunan dapur SPPG menjadi kunci utama keberhasilan program tersebut.

“Program Makan Bergizi Gratis yang digagas Presiden Prabowo Subianto ini sangat luar biasa dan patut kita dukung bersama. Kehadiran kami di sini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi memaparkan bahwa dapur SPPG Megamendung saat ini menyuplai makanan bergizi untuk 3.321 anak di 13 sekolah, yang terdiri dari satu SMP, delapan SD, dan empat PAUD.

“Hasil uji sampel menunjukkan bahwa pangan yang disediakan dapur SPPG layak dan aman untuk dikonsumsi. Ini menjadi bagian penting dalam mendukung program peningkatan gizi secara aman dan berkelanjutan,” jelas Arief.

Ia juga menambahkan bahwa uji sampel tidak hanya dilakukan di satu titik saja, tetapi akan dilakukan secara bergilir menggunakan mobil keliling ke berbagai lokasi lain, termasuk pasar-pasar tradisional.

Arief menekankan bahwa inisiatif Presiden Prabowo melalui SPPG merupakan langkah strategis dalam membangun ekosistem pangan nasional yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan.

“Presiden Prabowo dalam pidatonya di St. Petersburg International Economic Forum menegaskan bahwa prioritas utama adalah memberikan makanan bergizi kepada masyarakat dan mencapai swasembada pangan. Beliau memiliki visi besar untuk memberdayakan ekonomi desa melalui penguatan sektor pangan,” pungkas Arief.

Sumber: (TIM KOMUNIKASI PUBLIK / DISKOMINFO KABUPATEN BOGOR)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.