Lima Ruang Kelas SDN Pasir Angin 02 Megamendung Terbakar, KBM Sementara Dialihkan

oleh -57 Dilihat
banner 468x60

berantas86news | BOGOR – Kebakaran melanda SDN Pasir Angin 02 di Jalan Pasir Angin Datar, Desa Pasir Angin, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu (3/10/2026) dini hari. Sebanyak lima ruang kelas terdampak, dengan tiga ruang kelas di lantai atas mengalami kerusakan berat.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.44 WIB. Berdasarkan keterangan awal, api diduga berasal dari korsleting listrik di salah satu rumah warga yang berada berdekatan dengan bangunan sekolah, kemudian merambat ke area sekolah.

banner 336x280

Kepala Seksi Pembangunan Sekolah Dasar (SD) pada Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Budi Mulyawan, mengatakan kebakaran mengakibatkan kerusakan pada lima ruang belajar SDN Pasir Angin 02.

“Tiga ruang kelas yang berada di lantai atas mengalami kerusakan berat. Atap genteng, plafon, mebeler, papan tulis, lemari, serta sejumlah perabotan lainnya rusak terbakar,” kata Budi.

Sementara itu, dua ruang kelas di lantai bawah berdasarkan hasil asesmen mengalami kerusakan ringan. Kerusakan terutama terjadi pada bagian kusen dan kaca jendela di sisi samping yang pecah akibat rambatan panas.

Budi menjelaskan, SDN Pasir Angin 02 memiliki sembilan ruang kelas yang digunakan untuk tujuh rombongan belajar (rombel), dengan jumlah siswa sebanyak 237 orang.

Tiga ruang kelas di lantai atas yang mengalami kerusakan berat sebelumnya digunakan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa kelas 4, 5, dan 6. Kondisi tersebut membuat sekolah harus melakukan penyesuaian ruang belajar agar kegiatan pendidikan tetap berlangsung.

“Untuk tiga ruang kelas yang terbakar dan rusak berat sudah tidak dapat digunakan, sehingga KBM dialihkan ke dua ruang kelas yang ada di bawah,” ujar Budi.

Menurut dia, Disdik Kabupaten Bogor bersama pihak sekolah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat turut melakukan evakuasi terhadap barang-barang sekolah yang masih dapat diselamatkan.

“Mebeler maupun perangkat belajar yang masih bisa digunakan untuk menyelenggarakan KBM dipindahkan ke ruang kelas kosong yang sebelumnya difungsikan sebagai mushola dan gudang, untuk digunakan sebagai ruang belajar sementara,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, mengatakan laporan kebakaran diterima pada Sabtu dini hari. Objek yang terdampak dalam kejadian tersebut meliputi bangunan SDN Pasir Angin 02 dan rumah warga.

Menurut Yudi, api pertama kali diketahui warga yang melihat kobaran api di sekitar area sekolah. Kondisi lingkungan yang berada di kawasan padat penduduk serta tiupan angin membuat api cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya.

“Kobaran api menghanguskan sejumlah bagian bangunan sekolah,” kata Yudi.

Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Petugas pemadam kebakaran mengerahkan enam armada untuk menangani kebakaran.

“Enam armada kebakaran dikerahkan. Adapun pemadaman memakan waktu lebih dari tiga jam,” tandasnya.

Hingga saat ini, ruang kelas yang mengalami kerusakan berat tidak dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Pihak sekolah bersama pemerintah daerah melakukan penataan ruang sementara agar aktivitas pembelajaran bagi para siswa tetap dapat berlangsung. (MU)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.