berantas86news | Caringin Bogor – Pembangunan jaringan irigasi melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) mulai dikerjakan di Kampung Pasir Tengah, RT 04 RW 07, Desa Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Proyek yang dilaksanakan oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Mitra Cai Legok Pancawati itu ditargetkan mampu meningkatkan pasokan air bagi lahan pertanian seluas sekitar 5 hektare.
Program P3TGAI merupakan kegiatan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Setiap kelompok P3A memperoleh alokasi anggaran sekitar Rp195 juta untuk pelaksanaan pembangunan irigasi berbasis swakelola masyarakat.
Ketua P3A Mitra Cai Legok Pancawati, Rusdi, mengatakan pembangunan dilakukan dengan sistem padat karya yang melibatkan 11 warga setempat sebagai tenaga kerja. Adapun konstruksi yang dibangun berupa pondasi saluran irigasi sepanjang 400 meter dengan tinggi sekitar 60 sentimeter.
Menurut Rusdi, keberadaan saluran irigasi tersebut akan memperlancar distribusi air ke areal persawahan dan perkebunan milik warga sehingga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian.
“Kami bersyukur karena para pemilik lahan yang dilintasi saluran irigasi dengan sukarela menghibahkan sebagian tanahnya untuk pembangunan pondasi dan pelebaran saluran irigasi,” kata Rusdi, Kamis (16/7/2026).
Ia menjelaskan, sebelum dilakukan pembangunan, saluran irigasi yang ada kerap tidak mampu menampung debit air saat hujan deras. Kondisi tersebut menyebabkan air meluap hingga ke badan jalan sehingga mempercepat kerusakan jalan dan mengganggu distribusi air ke lahan pertanian.
“Akibatnya, sawah tidak mendapatkan aliran air secara optimal. Jika kondisi ini terus dibiarkan, dikhawatirkan dapat memengaruhi hasil panen petani,” ujarnya.
Rusdi menambahkan, pekerjaan pembangunan ditargetkan rampung dalam waktu 25 hari sejak dimulai pada Sabtu (11/7/2026).
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah, khususnya Kementerian PUPR, serta para anggota legislatif yang dinilai terus memberikan perhatian terhadap peningkatan infrastruktur irigasi di wilayah pedesaan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, khususnya Kementerian PUPR, serta para wakil rakyat yang setiap tahun terus mendukung pembangunan dan perbaikan jaringan irigasi untuk kepentingan para petani,” tuturnya. (MU)













