berantas86news | BOGOR – Kepolisian Sektor (Polsek) Ciawi memastikan tidak ditemukan unsur tindak pidana dalam insiden seorang tamu hotel yang terjatuh dari balkon kamar di lantai 16 sebuah hotel di kawasan Ciawi, Kabupaten Bogor. Hasil penyelidikan sementara menunjukkan korban diduga mengalami kecelakaan saat berada di area balkon.
Kapolsek Ciawi menjelaskan, korban melakukan check-in sekitar pukul 16.24 WIB (Kamis, 9/7/2026). Saat proses registrasi, korban meminta pintu balkon kamar dibuka. Permintaan tersebut dipenuhi pihak hotel setelah korban menandatangani surat pernyataan yang menyatakan pembukaan balkon dilakukan atas permintaan pribadi dan seluruh risiko menjadi tanggung jawab tamu.
“Korban datang sendiri, melakukan check-in sendiri, kemudian menuju kamar di lantai 16 seorang diri. Dari rekaman CCTV terlihat tidak ada orang lain yang mendampingi sejak masuk hotel hingga menuju kamar,” ujar Kapolsek Ciawi.
Sekitar pukul 17.11 WIB, pihak hotel melaporkan kepada kepolisian bahwa seorang tamu terjatuh dari lantai atas. Petugas Polsek Ciawi segera mendatangi lokasi bersama unsur penyelamat lainnya.
“Saat kami tiba, ambulans dan petugas pemadam kebakaran sudah berada di lokasi. Prioritas kami saat itu adalah menyelamatkan korban. Kami membantu proses evakuasi dan membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis,” katanya.
Setelah proses evakuasi, polisi melakukan identifikasi terhadap korban melalui telepon genggam yang ditemukan di lokasi. Dari hasil pemeriksaan diketahui korban berinisial M (48), warga Tangerang.
Olah TKP Tidak Temukan Indikasi Kekerasan
Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di kamar korban. Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi kamar masih rapi. Tempat tidur belum digunakan, kamar mandi belum dipakai, dan handuk masih tersusun seperti semula.
Di dalam kamar hanya ditemukan pakaian ganti, tas, dompet, kunci kendaraan, STNK, serta obat-obatan yang diduga merupakan obat tekanan darah tinggi milik korban.
Sementara itu, di area balkon petugas menemukan tiga puntung rokok. Namun, tidak ditemukan tanda-tanda perkelahian, kerusakan, maupun indikasi adanya orang lain di dalam kamar.
“Kami memeriksa seluruh kemungkinan. Apakah korban terjatuh karena kecelakaan, didorong orang lain, atau sengaja melompat. Dari hasil olah TKP, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan ataupun keterlibatan pihak lain,” ungkap Kapolsek.
Polisi Periksa Kendaraan Korban
Penyelidikan juga dilakukan terhadap kendaraan milik korban yang terparkir di area hotel. Polisi memastikan tidak menemukan barang bukti yang mengarah pada dugaan korban berada di bawah pengaruh minuman beralkohol.
“Kondisi mobil bersih. Tidak ada botol minuman keras, tidak ada bau alkohol, begitu juga di dalam kamar hotel. Kami juga tidak menemukan bekas minuman beralkohol,” jelasnya.
Menurut Kapolsek, keberadaan obat tekanan darah tinggi yang ditemukan di dalam tas korban menjadi salah satu fakta yang turut diperhatikan dalam proses penyelidikan. Polisi menduga korban memiliki riwayat penyakit tertentu yang dapat memengaruhi kondisi fisiknya.
Selain itu, korban selamat dari benturan langsung ke permukaan tanah karena tubuhnya terlebih dahulu tertahan oleh sebuah pohon yang berada di bawah balkon hotel.
Polisi Simpulkan Korban Diduga Mengalami Kecelakaan
Berdasarkan hasil pemeriksaan rekaman CCTV, olah TKP, pemeriksaan barang-barang pribadi, hingga pemeriksaan kendaraan korban, kepolisian menyimpulkan tidak terdapat unsur pidana dalam peristiwa tersebut.
“Kesimpulan sementara kami, korban diduga mengalami kecelakaan. Tidak ada bukti yang mengarah pada perkelahian, pendorongan, maupun pengaruh minuman keras. Seluruh fakta yang kami temukan mengarah bahwa kejadian ini merupakan kecelakaan,” tegas Kapolsek Ciawi.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat, terutama yang memiliki riwayat penyakit tertentu, agar lebih berhati-hati ketika menginap di gedung bertingkat tinggi.
“Kami mengimbau tamu hotel yang memiliki riwayat penyakit atau merasa kurang nyaman dengan ketinggian agar tidak membuka balkon jika tidak diperlukan. Jika ingin merokok, sebaiknya memanfaatkan area merokok yang telah disediakan pihak hotel sehingga risiko kecelakaan dapat dihindari,” pungkasnya. (MU)












