Assalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
berantas86news | Ciawi, 8/4/2025 – Hidup ini bukan tentang memilih dilahirkan di mana, dari siapa, atau dalam keadaan seperti apa. Semua itu ketentuan—takdir dari Allah SWT. Tapi yang menjadi tanggung jawab kita adalah bagaimana menjalani hidup itu. Di situlah letak pilihan.
Setiap detik yang kita lewati adalah simpang jalan. Kita diberi akal dan nurani untuk memilih arah. Dan setiap arah membawa akibat. Pilihan bukan sekadar keputusan sesaat, tapi kompas yang mengarahkan masa depan.
Salah memilih, bisa jadi jalan panjang penuh luka dan sesal.
Benar memilih, insyaallah membawa kita menuju kedamaian dan keberkahan.
Namun hidup tak selalu jelas arahnya. Kadang jalan benar tampak menanjak dan sulit, sementara jalan keliru tampak mudah dan menggiurkan. Tapi ingatlah, kebenaran bukan diukur dari kenyamanan, melainkan dari pedoman. Jika pilihanmu berlandaskan Al-Qur’an, maka meski susah di awal, Allah pasti memudahkan langkahmu. “Barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar.” (QS. At-Talaq: 2)
Kita mungkin tak bisa sempurna dalam menjalani pilihan hidup, tapi selama kita berusaha di atas rel kebenaran, insyaallah kita tak tersesat.
Saat dunia bising oleh pilihan-pilihan yang menyesatkan, pilihlah tetap di jalan kebaikan.
Saat banyak orang menyerah, pilihlah tetap berjuang.
Saat hati gundah, pilihlah tetap bersandar kepada Allah.
Dan hari ini, mari kita arahkan hati untuk mendoakan saudara-saudara kita di Palestina. Di sana, pilihan untuk bertahan adalah pilihan hidup dan mati. Semoga Allah kuatkan mereka dan beri kemenangan atas kezaliman. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
Tetap semangat. Jangan pernah putus asa. اللّه SWT bersama kita. Hadirkan kebaikan semampu kita, sekecil apa pun. Karena pilihan-pilihan baik hari ini akan menjadi warisan cahaya di masa depan.
Wallahu a’lam bish shawab.
Penulis:
H. Anang Mahdalyadah, S.Pd.
Pengamat Pendidikan












