DIGDAYA Dorong Transformasi Digital UMKM di Kawasan Pantai Mlarangan Asri

oleh -39 Dilihat
Foto Dokumentasi: Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Inovasi IPB University
Foto Dokumentasi: Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Inovasi IPB University
banner 468x60

berantas86news | PLERET, KULON PROGO – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Inovasi IPB University mendorong transformasi digital pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan Pantai Mlarangan Asri, Kalurahan Pleret, Kapanewon Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, melalui program DIGDAYA (Digitalisasi Berdaya untuk UMKM).

Program tersebut hadir untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM terhadap pemanfaatan teknologi digital dalam aktivitas perdagangan, khususnya sistem pembayaran nontunai. Langkah ini dinilai relevan dengan karakter kawasan Pantai Mlarangan Asri sebagai destinasi wisata yang memiliki potensi ekonomi dan dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah.

banner 336x280

Salah satu fokus utama program DIGDAYA ialah memperkenalkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai metode pembayaran digital. Sistem tersebut memungkinkan pelaku usaha menerima pembayaran secara nontunai sehingga transaksi dapat berlangsung lebih praktis dan efisien.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKNT Inovasi IPB University mendatangi warung dan pedagang kaki lima yang beroperasi di sekitar kawasan Pantai Mlarangan Asri. Mahasiswa berdialog langsung dengan para pelaku usaha untuk mengetahui tingkat pemahaman mereka mengenai digitalisasi serta berbagai kendala yang dihadapi dalam penerapan transaksi digital.

Pada kesempatan tersebut, mahasiswa memberikan edukasi mengenai manfaat QRIS dan pentingnya adaptasi teknologi dalam mendukung kegiatan usaha. Edukasi juga diarahkan untuk membangun pemahaman bahwa digitalisasi tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi dapat menjadi bagian dari strategi peningkatan kualitas pelayanan kepada konsumen.

Pendekatan langsung dipilih agar penyampaian informasi dapat berlangsung secara komunikatif dan menyesuaikan dengan kondisi masing-masing pelaku UMKM. Mahasiswa tidak hanya menjelaskan mekanisme transaksi digital, tetapi juga mendorong pelaku usaha untuk melihat perkembangan teknologi sebagai peluang meningkatkan daya saing.

Bagi UMKM di kawasan wisata, kemampuan menyediakan alternatif pembayaran menjadi salah satu aspek yang dapat mendukung kenyamanan pengunjung. Wisatawan yang terbiasa menggunakan transaksi nontunai dapat memperoleh pilihan pembayaran yang lebih sesuai dengan kebiasaan mereka.

Melalui program DIGDAYA, mahasiswa KKNT Inovasi IPB University berharap semakin banyak pelaku UMKM di kawasan Pantai Mlarangan Asri memahami dan memanfaatkan teknologi digital dalam kegiatan usahanya. Edukasi tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi penguatan kapasitas UMKM sekaligus mendukung perkembangan ekosistem ekonomi digital di kawasan wisata.

Program ini juga diharapkan dapat mendorong terciptanya layanan perdagangan yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dengan meningkatnya pemanfaatan pembayaran digital, kawasan Pantai Mlarangan Asri diharapkan mampu memberikan pengalaman transaksi yang semakin mudah bagi pelaku usaha maupun wisatawan. ***

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Inovasi IPB University

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.